Minggu, 22 April 2018

being a young adult

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui." (QS Al-Ankabut ayat 64)

Seiring berjalannya waktu, bertambahnya umur, semakin banyak pelajaran hidup yang gw dapat. Sebenernya lebih ke pemahaman dan "kesabaran" ke diri sendiri sih. Semakin dewasa semakin belajar kalo segala sesuatu itu seringnya terjadi ya akan terjadi aja. Tanpa menunggu kita siap, ga peduli kita marah kepada takdir, meratap, apalagi teriak-teriak. Seringnya malah kejadian yang kayak gitu yang membuat kita belajar dan siap. Ngerti ga? ya maksudnya kayak gitu lah ya.

Alhamdulillah, sekarang udah sekitar 1,5tahun usaha online baju gw berjalan. Usaha online yang terlihat adem ayem aja padahal sebenernya tricky juga bagaimana mempertahankan sales, marketing, omzet dll. Begitu juga tantangan-tantangan, apalagi kalo mulai gw ngerasa ga sesuai ekspektasi dan target. Banyak banget pelajaran yang gw dapet, sampe sekarang pun gw masih usaha dan doa terus buat ini. Ya mungkin ini juga yang membuat kebanyakan orang punya persepsi lebih enak jadi pegawai tetap di suatu perusahaan besar/pns/bumn. Karena gw pun sampe sekarang masih ngerasa gejolaknya. Tapi bagi gw, justru ini yang seru! Gimana caranya gw survive di tengah persaingan kayak sekarang.  Gimana caranya memenangkan hati customers. Gimana caranya menghadapi komplain dll. Dan ngebuat gw makin percaya kalo rejeki itu Allah yang atur. Mau kita anggap diri kita sekecil apapun juga tapi ternyata tetep ada aja tuh celah rejekinya. Alhamdulillah.

Nah, namanya manusia yah, pasti setelah dapet yang lumayan, jadi punya ekspektasi dan keinginan ke arah lebih besar dan makin ke depan. Gw sempet kok punya goals pengen beli rumah, pengen beli mobil, pengen punya aset ini aset itu. Sampe akhirnya pikiran itu menggelitik pikiran dan mengubah gw menjadi orang yang ngoyo, dan tidak menikmati dan berkurang syukur dengan apa yang gw udah punya di hari ini dan sekarang. Akhirnya gw berpikir, gimana kalo pola pikirnya diubah? Berusaha dengan lepas dan bebas aja sekarang, tanpa harus terbebani, toh gw masih bisa makan enak, tidur nyenyak tanpa harus sengoyo itu. Karena semua terjadi juga sesuai kehendak Tuhan. Kita juga cuma bisa berdoa dan berusaha. Dan gw percaya, karunia Allah SWT datang di saat hambanya merasa buntu-buntunya, tiba-tiba datang solusi masalahnya.

Begitu pun dengan jodoh, gw akui selama ini gw sering baper liat orang terdekat gw, temen-temen, atau bahkan selebgram yang udah nikah di usia muda. Sementara gw sendiri ya masih gini-gini aja. (Maklumi kegalauan gw ya hehe). Terus gw pun mikir, kalo gw terlalu fokus ke arah sana sebagaimana dengan gw fokus mau punya rumah dan bukan menikmati momen hari demi hari, yang ada gw malah ngoyo dan jadi orang yang kurang bersyukur kan? Karena hidup itu sejatinya menerima dengan penuh syukur apa yang Allah berikan pada kita. 

Minggu, 08 April 2018

di suatu saat gadis kecil itu akhirnya menyadari.. ia jatuh cinta tanpa ia sadari sebelumnya.
gadis itu malu, dan ia sebenarnya tau, bahwa laki-laki yg ia sukai itu tidak pernah menyukainya. hatinya ada pada gadis lain
gadis ini pun menata hatinya kembali. berusaha sekuat tenaga untuk mengenyahkan seluruh rasa yang telah menggelinding bagai bola salju di dalam hatinya. perlahan ia berhasil melepaskan perasaan itu.

dan kini gadis yang tak sekecil dulu itu berjuang kembali, karena ia pun menyadari bahwa kini hal yang sama terjadi lagi, hanya saja pada hati yang berbeda.

Kamis, 30 November 2017

Nenek Ine (in memoriam)

Sudah satu bulan kepergiannya. Aku memanggil beliau Nenek Ine, sapaan kepada Nenek dari bahasa Musi Banyuasin, Sekayu, tepatnya Bailangu, Sumatera Selatan, tempatnya lahir. Melalui tulisan ini, aku simpan kenangan tentang Nenekku.

Nenekku seorang yang pintar secara akademik,
ia bersekolah di Sekolah Guru dan Hakim Agama di Malang,
ia bercerita mendapat nilai ilmu pasti 9,
ia satu-satunya perempuan yang diangkat menjadi penilik sekolah,
Nenek dengan percaya diri berkata bahwa aku termasuk pintar dalam akademik adalah karena keturunannya.

Nenekku seorang pensiunan pegawai negeri sipil, yaitu guru,
begitu juga dengan Nek Anang, seorang pensiunan hakim pengadilan agama,
Nenek pernah berkelakar dan berkata bahwa salah satu alasan ia memilih Nek Anang (kakekku) adalah jika ia menjadi janda karena ditinggalkan oleh suami terlebih dahulu maka ia akan mendapat pensiunan suami.

Nasihat nenek.. jangan pernah meninggalkan sholat,
selalu tumakninah dan sholatlah tepat waktu,
Nenek Ine seorang yang sangat strict tentang Thoharoh,
ia selalu perfeksionis menjaga kesucian sebelum melaksanakan sholat,
Nenek selalu mengucapkan Lailahaillallah sebelum tidur,
Kata Nenek, jikalau beliau meninggal dalam keadaan tidur, ia akan masuk surga dengan mengucapkan itu,
pada masa sebelum ia tidak sadar dan kritis pun, yang diingatnya adalah sholat.

Nenekku sepertinya sama seperti nenek lain kebanyakan, yang selalu menceritakan cerita yang itu-itu saja secara berulang-ulang,
Nenek berkata, ada seorang laki-laki yang menyukai dulu bernama Abu,
tetapi tak sampai menikah karena nenek tidak sreg,
Abu jarang sholat, walaupun nenek kagum dengan abu yang tidak menyentuh tangannya saat nonton bareng dulu,
Sepeninggal Nek Anang, Abu sempat melamar Nenek Ine tetapi beliau tolak dengan alasan ia masih merasa almarhum suaminya masih ada di hadapannya walaupun telah mendahuluinya,
yang kemudian Abu balas dengan pernyataan bahwa dirinya ibarat emas yang tak pernah berubah sedari dulu. (yang kemudian pernyataan tersebut melekat terus di benak Nenek)
Nenek bilang, Nenek memilih Nenek Anang karena ia agamanya bagus dan selalu menjaga sholat lima waktu.


Nenekku seorang yang blak-blakan dalam berbicara,
bukan seseorang yang baper terhadap perasaan orang lain dan tidak mudah tersinggung,
Nenekku seorang yang gigih,
beliau berjuang hingga akhirnya bisa memperbaiki nasib dengan bersekolah di Malang
Nenekku seorang yang cukup cerewet dan senang mengobrol,
Pada masa tuanya, ia tidak memakai alat bantu dengar sehingga terkadang sulit menangkap perkataan orang sekitar

Nenekku berpetuah padaku agar tidak hanya memiliki pacar satu saja,
agar kalau suatu saat si A berpaling,
maka masih ada si B,
tapi nek... ian satu pacar aja gak punya :( (oke skip bagian ini)

Nenekku selalu ingin untuk sholat di awal waktu,
beliau selalu ingin dibangunkan di awal waktu shubuh,
dan bertanya kapan adzan berkumandang,
entahlah, mungkin ia berpikir takut belum melaksanakan sholat sebelum ajal mendahuluinya.

Nenekku memiliki nafsu makan yang baik,
cemilan yang ia suka adalah yang manis dan ia tidak terlalu suka cemilan asin
favorit nenekku adalah rasa keju,
malah aku pernah rebutan richeese dan martabak dengan nenek,
ah.. lucu juga kalau diingat.

Nenekku seorang yang hidupnya sehat,
ia tidak memiliki masalah kesehatan yang berat di masa tuanya,
ia meminum banyak air putih setiap harinya,
mungkin itu menjadi salah satu alasan mengapa ia panjang umur hingga 86 tahun

Nenekku selalu bertanya-tanya kapan ia akan pergi,
cita-citanya ingin mati dalam keadaan khusnul khatimah,
nenek hanya ingin seluruh dosanya telah diampuni oleh Allah SWT,
beliau berkata tidak ingin hidup hingga 90 atau 100 tahun.
Nenek pun berwasiat, ia tidak ingin ada tahlilan jika ia mati,
karena ia berkata hal tersebut adalah bid'ah.

Selamat jalan, Nenekku,
tak ada lagi orang yang selalu bertanya kapan adzan akan berkumandang,
tak ada lagi pasang popok secara bergiliran antara aku dan saudara-saudaraku pada malam hari,
tak ada lagi orang yang selalu menyanyikan nyanyian khas setiap hari,
aku hanya bisa berdoa agar kuburmu dilapangkan, dosamu diampuni dan amal ibadahmu diterima oleh Allah,
semoga Nenek bisa bertemu dengan Allah di surgaNya kelak,
aamiin.



Senin, 20 November 2017

Catatan (curhat) Perjalanan Online Shop

Jenis-jenis customer online:

1. Sudah membaca  informasi dari keterangan caption sehingga tidak bertanya lagi dan langsung mengirim format order aja. Yang ini paling menyenangkan apalagi kalo belinya banyak dan langsung transfer seketika dengan m-banking. Hehehe


2. Banyak tanya karena tidak membaca keterangan dengan lengkap. Tidak jarang komplain ketika barang sampai tidak sesuai isi hatinya padahal seharusnya sudah ada di caption. Hehe... Oke lah asal tidak hit n run apalagi kalo beli banyak masih dimaklumi kok😊


3. Hit and Run. Order tapi ga transfer :( makanya sebagai olshop lebih senang pake sistem first pay first get aja jadi ga usah keep barang buat 1 customer.


4. Mengirim bukti transfer palsu. Hati-hati ya para olshopper, selalu langsung cek mutasi kalo ada konfirmasi pembayaran.


5. Agak labil karena masih milih-milih pesanan dan belum tau mau pesan model yang mana tapi pengen "jajan". Walhasil suka bertanya ke admin dengan pertanyaan seperti yg matching yang mana atau tidak jarang bilang "aku tanya suamiku dulu ya sis yang mana" atau "gajadi yang itu sis suamiku ga suka". 😅


6. Curigaan. Bertanya "ini ga nipu kan ya?" atau bahkan malah menyuruh admin foto selfie dengan produk, minta foto "real pict", atau foto paket dia. Kalo lagi sedikit sih paketnya masih memungkinkan sis, tapi kalo lagi rame ya repot karena yang dipacking bukan satu paket aja. Huhu. Be a smart buyer, sisters. Cek testimoni, tagged photos, ownernya siapa dll. Karena mau penipu ataupun bukan gaakan mungkin jawab kalo dia penipu 😁😁.

Ada yang mau nambahin? 😄

Tapi..... segimana pun bawelnya customer sebagai penjual yang berusaha memberikan service terbaik akan tetap berusaha sabar dan ramah menjawabnya.


Tanpa sisters yang setia @bytwin.ian bukanlah apa-apa 😊😊😘

Senin, 06 November 2017

How I Know

how do I know if I am falling in love or not?
every cheesy articles seems relatable to read,
every "galau-tausiyah" feels not as cheesy as I read before,
every love songs are addictive to listen,

every time I am going outside home,
I prepare a sudden meet if there will be you,
every time I wear makeup,
I want you to see that I could be more beautiful,
every time I feel alone,
I imagine if you could be here with me,
every time I see another girl chases you,
I feel insecure and want myself to stop being stupid,
every time you react of anything I did,
I exaggerate myself again,

I really hate myself when I think about you,
I feel like I am not my usual self,
I am harsh to myself to keep myself sane,
I don't want to lose my rationality just because I like you

My selfishness want me to keep my pride,
I want to stop hoping,
Even though you are annoying to always popping up in my head,
I want you to know that I am really thankful to meet you,
Because I could heal my wounded self from my past,
Sorry if I didn't treat you better,
I just want to protect my fragile heart from unwanted hope,
Because I know it will hurt myself deeply if I hope too much,
Do I have to forget about you? Let's see..