Minggu, 08 Desember 2013

Apatis

Mungkin dulu aku peduli, tapi setelah aku merenung..
Buat apa aku peduli pada sesuatu yang bahkan tak berpihak kepadaku?
Aku hanya butuh waktu, agar serpihan hatiku yang pecah itu dapat menyatu kembali dan sakit itu hilang.
Tapi memang mungkin benar kata pepatah, bekas akan tetap ada, walaupun sakit itu memang benar-benar hilang tak terasa walau sedikitpun.
Aku hanya, tak peduli lagi.

Kamis, 28 November 2013

Press Release Kegiatan The 2nd SEE (Sharia Economics Excursion) 2013

        Dalam rangka mengadakan studi banding mengenai perbankan syariah dan tabungan haji, kami pengurus SES-C (Sharia Economics Student Club) periode kepengurusan 2013 sejumlah 40 orang berkunjung ke Malaysia pada tanggal 20-25 November 2013. Berkenaan dengan tema The 2nd SEE 2013, tabungan haji dan perbankan syariah, kami mengadakan kunjungan ke Bank Muamalat Malaysia Berhad (BMMB), Bank Negara Malaysia (BNM), serta IIUM (International Islamic University Malaysia). Sedangkan kunjungan ke Tabung Haji Malaysia yang semula direncanakan gagal karena kesibukan pihak Tabung Haji, tetapi hal ini tidak mengurangi esensi dari pelaksanaan The 2nd SEE 2013.
              Sebelum kegiatan SEE ini, kami telah mengadakan pembekalan kajian mengenai Tabung Haji serta pembekalan di Bank Indonesia (BI). Kajian mengenai tabung haji telah dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2013 di RK AGB 2.01 diisi oleh Bapak Hendri Tanjung, yang telah berpengalaman mengenai urusan haji yang dilaksanakan di Indonesia. Sedangkan kunjungan ke Bank Indonesia dilaksanakan pada Hari Selasa, 10 September 2013 dengan tema mengenai perbankan syariah di Indonesia.
          Keberangkatan ke Malaysia dibagi dengan 3 kloter, kloter pertama berangkat pada hari Rabu, 20 November 2013 dengan penerbangan pukul 06.30 WIB dilanjutkan dengan kloter kedua pada pukul 07.30 WIB, dan kloter ketiga melakukan penerbangan pada pukul 13.00 WIB dari Bandara Soekarno Hatta ke Kuala Lumpur International Airport. Kloter pertama menunggu kloter kedua di bandara, berangkat bersama-sama menuju ke beberapa tempat di Malaysia.
              Pada malam harinya, kami mengunjungi Suria KLCC Malaysia, dan kloter ketiga pun menyusul dan bertemu di KLCC pada sore harinya.Setelah puas berfoto dan berjalan-jalan, kami pun akhirnya menuju homestay untuk beristirahat dan bersiap untuk melaksanakan kunjungan kembali pada keesokan harinya ke beberapa tempat.

               Pada hari kedua, kami mengunjungi Bank Negara Malaysia dan mendapatkan materi tentang peran bank sentral terhadap stabilitas moneter di Malaysia. Selain mendapatkan beberapa materi, kami pun berkeliling ke Muzium Galeri dan Seni yang banyak berisi mengenai sejarah BNM tentang bank islam serta kemajuannya. Setelah puas berkeliling dan berfoto, kami pun mengunjungi Bank Muamalat Malaysia Berhad (BMMB).



Pada kunjungan yang dilaksanakan di BMMB, kami diberi penjelasan mengenai produk dan isu Syariah dalam perbankan Islam, yang disampaikan oleh Bapak Fadli dan Ibu Nurul Ashiqi sebagai staf dari BMMB. Bank Muamalat Malaysia Berhad berdiri pada tanggal 1 Oktober 1999.  BMMB yang kami kunjungi ini berbeda dengan Bank Muamalat Indonesia, yang juga memiliki cabang di Malaysia.Materi yang ada pada kunjungan kali ini mencakup perkembangan system perbankan dan keuangan Islam di Malaysia, pengawasan syariah di BMMB, produk-produk perbankan Islam, serta isu-isu syariah dalam perbankan Islam. Pada isu-isu syariah yang berkembang terkait dengan perbankan Islam, salah satunya isu dalam Akad Bai Al Inah, akad ini boleh digunakan asalkan dua akad yang terjadi dalam transaksinya jelas dan berbeda. Namun dalam perkembangannya Baial-Inah sudah mulai ditinggalkan, dan proporsi akad ini hanya sekitar 2%, dan lebih menganjurkan untuk menggunakan akad Tawaruq yang melibatkan tiga pihak. Sedangkan di Indonesia, akad Bai al-Inah dan Tawaruq tidak boleh digunakan menurut DSN MUI (Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia).Pada hari ketiga, kami melakukan beberapa kunjungan wisata menarik di Malaysia.

Pada hari keempat, kami mengadakan One Day Seminar ke International Islamic University Malaysia (IIUM) dan disambut oleh ISEFID (Islamic Economic Forum For Indonesian Development). Sesi pertama diawali dengan seminar yang berjudul Tabung Haji Experience: A Reflection For Hajj Management in Indonesia yang disampaikan oleh Bapak Nurizal Ismail. Di Malaysia, Tabung Haji didirikan karena makin banyak yang membutuhkan sebuah lembaga yang dapat mengelola dana haji, karena sebelumnya banyak yang masih menyimpan dana hajinya secara tradisional. Tabung Haji Malaysia telah berkembang sangat besar dan profitnya mencapai 38juta RM (sekitar 138,7 milyar rupiah). Sesi kedua diisi oleh Shofiatu Rahmah Sugisperwakilan dari SES-C IPB, dalam sesi ini tema yang diangkat adalah Perkembangan Perbankan Syariah di Indonesia. Selesai dari sesi kedua, kami mengelilingi kampus IIUM yang ditemanioleh Dahlan sebagai ketua pelaksana dan Marhamah (ISEFID Malaysia).Setelahkelilingkampus, acara pun dilanjutkan dengan sesi ketiga. Sesi ketiga mengangkat tema profil IIUM, setelah itu dilanjutkan diskusi roundtable mengenai perkembangan tiap-tiap divisi pada ISEFID dan SES-C.


            Pada hari kelima rombongan The 2nd SEE 2013 melakukan wisata ke negara Singapura. Setelah perjalanan ke beberapa tempat di Singapura selesai, kami pun kembali melakukan perjalanan menuju homestay di Malaysia untuk bersiap-siap melakukan perjalanan pulang ke Indonesia.

            Pada hari keenam rombongan bersiap untuk kembali ke tanah air. Rombongan SEE kembalterbagi ke dalam tiga kloter, kloter 1 menggunakan penerbangan pukul 10.30 waktu Malaysia, sedangkan kloter 2 menggunakan penerbangan pukul 11.40 waktu Malaysia, dan kloter 3 menggunakan penerbangan pukul 12.30 waktu Malaysia.

Rabu, 27 November 2013

Pengalaman Berdagang

Setelah beberapa kali sok-sokan berbisnis, sok berani buat nyoba, gw dapet pengalaman dan pelajaran. Sebenernya, pas masih kecil lagi jaman SD, gw sering jualan haha tapi kalo pas remaja gini paling pas kuliah sekarang aja. Ya paling sekarang bisnis rok, karena awalnya seneng aja buat belajar jahit, gak diniatkan untuk orientasi profit awalnya. Beberapa pelajaran yang bisa gw ambil dari pengalaman bisnis gw yaitu:
-Bisnis harus berani ngeluarin modal, dan berisiko modal itu gak balik lagi kalo rugi atau gak laku. Apalagi, biasanya bisnis itu high risk high profit, low risk low profit. Jadi kalo mau untung besar, ya harus mau menghadapi risiko yanh besar juga.
-Catat pengeluaran dan pemasukan dengan teliti. Jadi, arus kas pun jelas. Keuntungan akhir  pun dapat terlihat, tidak sekadar ekspektasi ataupun meraba-raba.
-Kalau siap iklan, siap juga dengan stok barang yang memadai. Apalagi, kalau mau memasarkan secara massal, harus siap juga agar tidak kekurangan barang dan dampak kenaikan penjualan karena iklan pun bisa lebih efektif.
-Patok harga yang wajar. Jika harga terlalu mahal atau dirasa mahal dibandingkan para pesaing, akan ada konsumen yang merasa dirugikan atau kapok untuk membeli produk dari kita lagi, karena merasa kurang terpercaya dan dibohongi. Kalo dalam eksyar, harga jual yang terlalu tinggi dan memanfaatkan ketidaktahuan konsumen akan harga wajar itu jelas dilarang dan hukumnya haram, karena mengambil harta orang lain secara bathil. Selain itu, harga jual yang terlalu tinggi akan mempengaruhi margin permintaan pasar.
-Beritahu cacat jika ada. Tentu agar konsumen tidak merasa dibohongi.
-Harus terus berinovasi agar tidak kalah dengan pesaing apalagi peniru.

Sekian sharing sotoy berdasarkan pengalaman gw. Haha :D

Selasa, 19 November 2013

Kehilangan

Aku kehilangan...
seperti kehilangan listrik saat mati lampu
seperti kehilangan handphone saat tertinggal di rumah
seperti kehilangan nikmat makanan saat sariawan
seperti kehilangan rambut panjang saat menyisir
seperti kehilangan kendali saat kebiasaan mengambil jalan berkendara
seperti kehilangan dan merasa aneh saat tidak pakai rok (baju kebiasaan)
seperti kehilangan kantong jeans saat pakai rok
seperti kehilangan salah satu penghuni rumah saat ia pergi beberapa hari
seperti kehilangan saat lupa bawa banyak uang saat ke pusat perbelanjaan
seperti kehilangan sambal saat makan nasi
seperti kehilangan keju pada roti bakar coklat
seperti kehilangan jam tangan pada saat lupa memakai
seperti kehilangan pena saat butuh menulis
seperti kehilangan internet saat ingin memuka media sosial

...ya, terkadang kita sering untuk meremehkan sesuatu hal kecil karena menganggapnya "biasa". Sesuatu hal memang baru terasa betapa berartinya saat kita kehilangan hal tersebut.

Senin, 18 November 2013

slight thinking

kalo orang care, pasti bukan banyak tanya kenapa dan bagaimana... tapi ya cukup menemani, percaya, menenangkan, "menopang" hingga tidak ambruk. iya kan?

Musibah

Jadi ceritanya, gw sok2an ke tanah abang sendirian buat bisnis ceritanya sih. Terus pas pulang hp gw dicuri orang pas mau masuk ke pintu kereta lagi sedek2an kayaknya. pantesan gw didorong-dorong gitu sama orang. Yaudahlah gak terlalu penting untuk bahas gimana ilangnya. Yang paling penting, gw harus ikhlas.
Padahal hp itu baru, sebagian uang belinya dari ayah. Baru 3 bulan kali ya, yasudahlah.
Padahal di hp itu banyak data-data penting, yasudahlah.
Padahal di hp itu banyak contact yang belum gw save buat bagiin uang bjb, buat urusan gw, yasudahlah.
Padahal di hp itu ada beberapa foto gw yang gak berhijab, yasudahlah untung dikasih pattern lock.
Padahal bentar lagi mau ke Malaysia-Singapura acara kampus, yasudahlah.
Dan gw telat buka android lost yang udah gw install kayaknya hp itu udah lowbat. yaaa ikhlaskan saja.

Memang benar kata pepatah motivasi islami, "jangan terlalu mencintai harta, karena sejatinya semua yang kita miliki, bahkan diri kita sendiri, hakikatnya adalah milik Allah SWT".
Dan yang bikin gw makin tenang, ayah gak marah :"") ayah bilang, "Jangan dijadiinn pikiran, Dian. Makanya sebelum pergi pamit dulu sama orang tua, dijadiin pelajaran aja.."
Memang belum rezeki dan bukan milik gw, gw hanya pake buat sementara aja :''

Mungkin Allah marah, gw mulai jarang shodaqoh.
Mungkin Allah marah karena gw sering nunda waktu untuk solat dan main game di hp.
Mungkin Allah sedang menguji gw untuk ikhlas.
Mungkin mungkin mungkin banyak alasan lain..

Minggu, 17 November 2013

Menjadi Orang Paling Bahagia (from la tahzan book)

Sebenenrnya udah dari beberapa hari lalu pengen nulis ini di blog. Disalin dari buku La Tahzan karangan Aidh Al Qarni yang bagian "Tips Menjadi Orang yang Paling Bahagia" dan gw pilih beberapa bagian yang paling gw suka dan menurut gw paling bagus juga 'ngena'.

-Yang lalu telah berlalu, dan yang telah pergi telah mati. Jangan dipikirkan yang telah lalu, karena telah pergi dan selesai.
-Terimalah qadha' yang telah pasti dan rezeki yang telah dibagi itu dengan hati terbuka. Segala sesuatu itu ada ukurannya. Karenanya, enyahkan kegelisahan.
-Jangan menanti ucapan terima kasih dari sesama. Cukuplah pahala dari Dzat yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Tak ada yang harus Anda lakukan terhadap orang yang membangkang, dengki, dan iri.
-Perhatikan kebersihan pakaian. Perhatikan bau badan. Perhatikan penampilan luar. Jangan lupa menggosok gigi dan memakai parfum.
-Maafkanlah orang yang pernah melakukan kezaliman kepada Anda. Sambunglah tali silaturahmi orang yang memutuskan tali silaturahmi dengan Anda. Berilah orang yang tidak pernah memberi kepada Anda.Bersabarlah terhadap orang yang berbuat jahat kepada Anda, niscaya Anda akan memperoleh rasa bahagia dan aman dalam diri Anda.
-Terimalah bentuk wajah, bakat, pemasukan, dan keluarga dengan kelegaan hati, niscaya Anda akan mendapatkan ketenteraman dan kebahagiaan.
-Ketahuilah, bahwa setelah kesulitan itu akan ada kemudahan, dan setelah kesulitan itu akan ada jalan keluar. Ketahuilah, bahwa keadaan seseorang itu tidak akan tetap selamanya. Hari-hari iru akan senantiasa bergulir.
-Terimalah pilihan Allah untuk Anda dengan gembira. Sebab, Anda tidak tahu tentang kemaslahatan. Bisa jadi kesulitan itu lebih baik daripada kemudahan.
-Ujian itu akan mendekatkan jarak antara diri Anda dengan Rabb, akan mengajarkan kepada diri Anda bagaimana berdoa, dan akan menghilangkan kesombongan, ujub, dan rasa bangga diri dari diri Anda.
-Jauhilah buruk sangka, buanglah angan-angan, khayalan-khayalan yang merusak, dan pikiran-pikiran yang sakit.
-Ketahuilah bahwa Anda bukan satu-satunya orang yang mendaoat ujian. Tidak seorang pun yang lepas dari kesedihan dan tidak seorang pun luput dari kesedihan.
-Ketahuilah, bahwa kesulitan itu akan membuka pendengaran dan penglihatan, menghidupkan hati, mendewasakan jiwa, mengingatkan hamba, dan menambah pahala.
-Jangan menerka-nerka peristiwa, jangan menunggu keburukan, jangan percaya terhadap semua kabar yang tidak jelas, dan jangan menelan mentah-mentah cerita-cerita yang tidak benar.
-Kebanyakan yang ditakuti orang itu tidak pernah terjadi. Kebanyakan berita-berita yang menakutkan itu tidak pernah terjadi. Di sisi Allah lah semua kecukupan, dan di sisi Allah lah semua pengawasan dan pertolongan.
-Jangan banyak bergaul dengan orang-orang pendendam, pengangguran, dan pendengki. Sebab mereka adalah penyakit jiwa, pembawa kesedihan dan keresahan.
-Jangan terpengaruh dengan perkataan jelek dan ungkapan keji yang dikatakan tentang diri Anda, karena itu akan menyakiti orang yang mengatakannya, bukan diri Anda sendiri.
-Ketahuilah, bahwa orang yang mengghibah Anda berarti menyetorkan kebaikan-kebaikannya kepada Anda, menghapuskan kesalahan-kesalahan Anda, dan menjadikan Anda orang yang terkenal. Tentu saja yang demikian ini adalah nikmat.
-Lihatlah orang yang lebih rendah dari diri Anda dalam hal tubuh, rupa, harta, rumah, pekerjaan, dan keluarga. Tujuannya, agar Anda mengerti bahwa yang lebih rendah dari Anda dalam hal tersebut masih ribuan jumlahnya.
-Menyendirilah beberapa saat untuk merenungkan hal-hal yang anda hadapi, untuk introspeksi diri, untuk memikirkan akhirat, dan untuk memperbaiki dunia.
-Jangan mudah marah, sebab marah hanya akan merusak keadaan jiwa, mengubah perilaku, memperburuk pergaulan, merusak cinta, dan memutuskan tali silaturahmi.
-Percayalah pada diri sendiri, dan jangan menggantungkan diri Anda pada orang lain.
-Jadilah sosok yang berpandangan luas. Berusaha unruk memaafkan siapa saja yang berbuat jahat kepadamu agar Anda bisa menikmati hidup ini dengan damai dan tenang, enyahkan jauh-jauh niatan untuk membalas dendam.
-Lihatlah musibah dari sisi yang paling memberikan harapan, bayangkan pahala yang Anda dapatkan dari musibah tersebut. Sadarilah bahwa musibah yang menimpa diri Anda itu lebih ringan jika dibandingkan dengan musibah yang menimpa orang lain. Dan, belajarlah dari orang-orang yang yang telah mendapat cobaan dan ujian.
-Berbicara dengan semua saudara dapat mengusir kesedihan, bercanda yang sehat adalah rileksasi, dan mendengarkan syair dapat menenangkan pikiran.
-Cela diri Anda sendiri atas kelalaian yang Anda lakukan, dan jangan sekali-kali mencela orang lain. Anda memiliki banyak cela yang untuk memperbaikinya sudah menghabiskan seluruh waktu yang ada. Oleh karena itu, tinggalkan selain diri Anda.
-Tanda kebodohan itu adalah membuang-buang waktu, menunda-nunda taubat, menggantung kepada orang lain, durhaka kepada orang tua, dan menyebarkan rahasia orang lain.
-Senyuman itu ada bersama air mata. Kegembiraan itu ada bersama kedukaan. Karunia itu ada bersama bencana. Dan pemberian itu ada bersama ujian: sunnah yang tetap dan rumusan yang pasti.
-Hidup ini sangat pendek, maka jangan Anda perpendek dengan banyak bersedih.
-Nyamuk selalu berusaha mengganggu dan menyakiti singa, namun itu semua tidak menarik perhatian singa dan tidak membuatnya menoleh kepadanya. Sebab singa sudah sibuk dengan target-target yang harus dimangsanya ketimbang seekor nyamuk.
-Senyum adalah kunci kebahagiaan. Cinta adalah pintunya. Kegembiraan adalah taman bunganya. Iman adalah cahayanya. Keamanan adalah temboknya.

Rabu, 13 November 2013

Gak usah dibaca!

Pernah gak sih ngerasa sebel sama orang dan mikir.... oh ini rasanya jadi orang yang waktu itu gw bikin sebel gara-gara hal ini?
Sebel sama orang yang kerjaannya komentar aja, misal bilang kalo cara gw nyetir gak enak lah atau apa lah, padahal dianya nebeng?
Sebel sama orang yang ngomong, ih nama lo gak keren amat cuma satu kata. Teruuuuuss... masalah buat lo? Masbuloh banget deh
Sebel sama yang tau-tau ngejadiin gw lelucon padahal lagi gak ngobrol bareng dia juga. Lo pikir lo asik? *mikir jangan-jangan gw kayak gini juga*
Sebel sama yang ngejudge sembarangan, misalnya bilang kalo gw kerjaannya shopping lah ini lah itu lah. Helloooo.... lo kenal gw? Tau budget gw berapa dan bagaimana gw manage saldo rekening tabungan gw?
Sebel sama yang masih aja nganggep bercanda padahal ekspresi gw udah berubah. Can you just 'read'?
Sebel sama yang sok nasehatin padahal dia sendirinya juga gitu. Tapinya kalo gw ngomong 'lo juga kayak gitu kaleee' ntar disangka gw ngeyel dan gak mau nerima nasehat.
Sebel sama yang sok bener dan nganggep gw yang salah. Lo pernah ngaca dan introspeksi gak sih? Mau banget gw minta maaf hah?!?
Sebel sama yang asal ngejudge gw manja. Hellooooo... lo tau kehidupan gw kayak gimana?
Sebel sama yang asal komen sama hasil kerjaan jerih payah gw tapi dia sendiri gak 'turun langsung' dan cuma nyuruh gak tau apa-apa.
Sebel sama yang komen2 gendut lah apa lah, ya teruuuusssss? Kalo gw gendut masalah buat lo? Komen 1x 2x masih gapapa lah masih bercanda, kalo selalu komen kayak gitu jengkel juga.
Dan....
Sedih kalo udah tulus udah sepenuh hati, tapi... gak dipercaya.
Sedih dan kecewa saat temen gak antusias saat gw cerita hal yang bagi gw 'waw'.
Sedih saat ngerasa 'gak dianggep'.

Kalo kesel gw suka mikir...
Kalo mau, yaudah gak usah komen. Kalo gak mau, ya terserah lu. Udah dibantu belagu.

Anyway, tulisan ini gw bikin pas gw lagi kesel sekesel-keselnya, emosi seemosi-emosinya, bete sebete-betenya, sampe gw kufur nikmat dan mikir "kenapa-gw-hidup".
Jengkeeeeeeeeeel. Kenapa urusan gw terasa gak selesai-selesai :(
Astagfirullah... :'(

Senin, 11 November 2013

Pemikiran gw tentang grammar

Ada beberapa orang yang bilang, "grammar itu gak penting, yang penting langsung ngomong aja".
Hmmm, menurut gw..
1) Grammar bisa aja gak penting buat speaking, tapi penting buat writing. Gak mau kan acakadut kalo nulis. Kasarnya sih, sok inggris biar keliatan bijak tapi grammatically error. Misalnya ngetwit bahasa inggris yang malah bikin orang gak ngerti maksudnya apa. Atau yang lebih parah buat nulis essay, masih mikir kalo grammar gak penting?

2) Pernah baca buku, ada orang Indonesia yang bahasa inggrisnya lancar ngobrol sama orang asing, terus dia dibilang, "Are you sure you are from Indonesia? But your english is so good.." :/ :/ :/

3) Kalaupun dalam speaking gak peduli grammar, tapi yaa jangan ancur-ancur amat lah sampe gak peduli tata bahasanya sama sekali lah. Nanti artinya juga jadi beda lagi. Hmmm

Senin, 04 November 2013

What I want

Pengen kursus jahit biar bisa bikin baju idaman sendiri.
Pengen kursus fashion design.
Pengen kursus banyak bahasa biar casciscus bisa berbagai bahasa asing.
Pengen ngerti mesin mobil, motor, dll.
Pengen bisa utak atik barang-barang elektronik jadi bisa benerin kalo rusak.
Pengen ngerti bahasa arab jadi paham Al-Qur'an langsung pas bacanya.
Pengen kursus berkuda jadi bisa memacu kuda sendiri.
Pengen bisa banyak masak makanan enak.
Pengen ngerti materi kuliah sampe 'nempel' banget di kepala.
Pengen bisa nyetir ke luar kota, ke luar pulau kalo bisa!
Pengen punya kepribadian yang lebih baik.
Pengen ngerti banyak ilmu-ilmu yang ada di dunia dan wawasan luas.
Pengen baca banyak buku.
Pengen suatu saat bisa kuliah S2 di luar negeri.
Pengen traveling keliling dunia.

Kalo kepengen jangka waktu dekat..
Pengen beli jam tangan
Pengen beli sepatu
Pengen beli cardigan
......gak abis2 kalo belanjaan

Pengen punya....
Mobil dari hasil usaha sendiri.
Rumah dari hasil usaha sendiri.
Bisnis di bidang fashion atau yang menarik lainnya.
Walk-in-closet jadi baju, tas, rok, sepatu, aksesoris bisa rapih semua di satu ruangan.
Keluarga yang sakinah mawadah warahmah.
Rumah kayak di film-film.
Make-up yang lengkap.
Uang yang banyak biar hidup sejahtera.
Orang menyenangkan di sekitar biar bahagia.

Pengen jadi...
Anak yang berbakti ke orang tua.
Ibu yang baik untuk anak-anak gw nanti.
Istri yang baik, shalihah dan jadi kebanggaan suami gw nanti.
Orang yang lebih baik.

But, as I grow older, I realize that this statement is sooo true..
Money can buy....
cosmetics, but not beauty
house, but not home
acquaintances, but not friends
medicine, but not health
sex, but not love
entertainment, but not happiness
great bed, but not comfort
praying equipment, but not Allah's ridha
any machines, but not time machine.

Jumat, 01 November 2013

Hmmm

Hatiku serasa ingin menolak sesuatu yang jatuh dari pikiranku.
Tetapi alam bawah sadarku ini seolah tak terkendali terus saja ingin masuk ke rongga pikiran dan tak kan biarkan itu bisa sampai ke hati.
Tuhanku... apa kau sedang mengujiku?
Kuatkanlah aku, ya Tuhan...

Kamis, 31 Oktober 2013

...

YaAllah, jangan Kau biarkan aku mencintai seseorang yang tidak Kau gariskan takdirnya untukku.
Jika kelak aku jatuh cinta, jangan biarkan cinta itu membuat aku melupakanMu..

Selasa, 29 Oktober 2013

Doaku padaMu yaAllah

YaAllah, berikanlah kekuatan dan kesabaran untuk Ayah dan Ibuku dalam bekerja dan mencari rezeki untuk keluarga ini.
YaAllah, izinkan kami sekeluarga untuk bertemu di surga kelak.
YaAllah, jagalah aib keluarga ini.
YaAllah, berikanlah kesehatan untuk setiap anggota keluarga kami dan keberkahan umur.
YaAllah, izinkan aku untuk membanggakan orang tuaku dan mengukir senyuman indah pada bibir mereka.
YaAllah, jangan biarkan aku menjadi beban bagi mereka, tapi jadikanlah aku sebagai kebanggaan mereka.
YaAllah, tabahkan hati setiap anggota keluarga kami dari berbagai musibah dan cobaan yang pernah dan akan kami hadapi.
YaAllah, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu kecil.
Aamiin.

Walau lidah ini terasa kelu untuk mengatakannya secara langsung... Ian sayang ayah dan ibu, bu.. yah.. :)

Senin, 28 Oktober 2013

Masa Depan

Beberapa waktu yang lalu gw baca tentang kepribadian MBTI (Myer Brigg Type Indicator), tipe gw yaitu ESTP. Salah satu saran pengembangan diri yang gw inget yaitu, "Sekali-sekali cobalah merenung untuk memikirkan masa depan anda."
Kalo dipikir-pikir, emang iya sih gw itu jarang merencanakan sesuatu. Inget waktu SMA, dari kelas X gw udah giat belajar, latihan soal, semangat banget lah pokoknya biar nanti bisa ngerjain soal-soal snmptn tertulis biar lancar, tapi gak tau mau masuk jurusan apa dan perguruan tinggi mana. Yang jelas, usaha dulu tujuan dipikirin nanti.
Akhirnya, gw pun lolos snmptn undangan ke Ekonomi Syariah IPB. Sempet kecewa karena gak boleh ikut snmptn tulis lagi sama ayah. Dia pengen banget gw masuk IPB kayaknya (secara IPB almamater dia). Tapi ya emang akhirnya bersyukur masuk jurusan ini di IPB :))
Okay, back to topic.. sekarang, gw udah semester 5, udah tingkat 3 T_T. Dan mirip kayak dulu, gw sebenernya belum terlalu punya planning setelah lulus mau gimana.
Sekarang, gw coba memikirkan berbagai kemungkinan yang akan gw lakukan setelah lulus nanti:
-Cari kerja
  Ini sih pasti bakal dilakuin kayaknya sama para fresh graduate. Hmmm tapi gw gak mau selamanya jadi pekerja..
Tadi ngobrol sama temen, dia pengen kerja di BI atau OJK, semoga keinginannya kelak tercapai aamiin. Gw pengen sih kerja jadi eksekutif muda di BI atau OJK, tapi.... yang gw pikirin, nanti kalo gw udah nikah dan punya anak, gw harus tetep kerja full time gitu dong. Hmmm.. semoga jodoh gw aja deh yang kerja di BI atau OJK. HAHAHA
- Kuliah S2 di IIUM atau Turki
  Dari dulu kepengen kuliah di luar negeri :"") ya masa sekolah sampe kuliahnya udah di kota yang sama mau terus2an di kampus itu lagi, pengen study abroad pokoknya :'D
- Jadi Dosen
   Peluang jadi dosen eksyar di kampusku sepertinya lumayan besar. Kayaknya jadi dosen pekerjaan bagus buat perempuan.. hehe. S2 di IIUM atau Turki (mungkin) bisa jadi jalan untuk jadi dosen.
-Nikah
  Sepertinya nikah muda sudah menjadi topik dan pembicaraan hangat sekarang ini. Harapan target umur maksimal buat nikah sih ada, tapi ini kan udah digariskan sama Allah kapan dan siapanya, jadi kalo setelah lulus jodohnya udah dateng bisa aja gw langsung nikah setelah lulus. Hahaha x")
-Meneruskan usaha orang tua
  Yah walaupun bukan passion gw, tapi ini bisa jadi salah satu opsi..
-Membangun Bisnis
  Belum tau sih mau usaha di bidang apa dan gimana, tapi insyaAllah pengen punya usaha. Allahumma yasir wa laa tu asir. YaAllah semoga bisa bangun bisnis sendiri nanti, entah di bidang keuangan syariah, fashion, ataupun lainnya. Aamiin :))

Gw emang belum tau setelah lulus mau apa, tapi gw melakukan yang terbaik biar semua urusan/jalan yang akan gw pilih lancar nantinya. Aamiin.

Selasa, 22 Oktober 2013

Makanan Rumahan yang Matching

Kali ini gw mau bahas tentang beberapa makanan ter-enak di dunia menurut lidah gw :D

1. Pempek
Sebagai orang keturunan Palembang (ayah keturunan Sekayu-Musi Banyuasin, ibu keturunan Palembang kota), gw sukaaa banget sama pempek. Apalagi kalo disiram cukanya terus sambil 'minum/ngehirup' cuka. Maknyos bangeeet. Suka banget sama pempek bikinan ibu.
Sering banget nemu pempek abal-abal, nulisnya "empek-empek" lagi, bukan "pempek". Dan ikannya dikit (malah gak ada), terus banyakan terigu drpd sagu :/ rasa cukanya juga pasti manis deh bukan pedes. Aneh :/
Pokoknya seneng banget makan pempek yang baru beres direbus dan masih anget. Bisa langsung abis >5 pempek dan gak makan nasi seharian. Gak ada kata bosen makan pempek! :)))

2. Model
Makanan ini adonannya juga sama kayak pempek (yah paling beda kadar sagu-ikannya). Begitulah masakan Palembang, pasti cuma adonan ikan-sagu yang diolah jadi macem-macem makanan lainnya.
Model ini dalemnya isi tahu. Terus berkuah kayak tekwan. Kalo makan ini biasanya gw campur nasi. Nyaaaammmm.
Selain pempek dan model, banyak sih makanan Palembang lain yang jadi kesukaan gw, misalnya tekwan, laksan, kemplang, salai, rusif(gini bukan sih nulisnya), kari, celimpungan, burgo, kue masuba dan lain2nya. Bahkan gw sering makan martabak kentang ibu, beberapa gorengan, dll pake cuka :D

3. Nasi - Sayur Asem/Lodeh - Ayam Goreng - Ikan Asin - Sambel Ulek
Saat gw nulis postingan ini abis makan ini nih. Salah satu masakan terlezat di dunia. Nyaaammmmm
Pokoknya kalo di rumah ibu masak ini, gak bakal gw sia-siain (re: makan banyak). Hahaha

4. Nasi - Sayur Singkok - Daging Empal - Sambel Ulek
Duh yang ini jugaaa, matching banget pokoknya. Apalagi kalo dimakan pas capek-capek baru pulang kuliah dan masih anget. Kenikmatan duniaaaaa.

5. Nasi - Sayur Capcai - Ikan Gurame Kuning/ Manis Pedas
Ini juga gw seneng, apalagi sambil mecah-mecahin cabe dari bumbu ikannya di piring. Emang bener ya cara makan anak biasanya dari hasil memperhatikan orang tuanya makan....

6. Nasi - Urap - Gurame Manis Pedas
Ini juga enaaak :D

7. Sate Ayam
Suka banget makan sate! Gak cuma sate ayam sih sebenernya, kalo lagi idul adha juga seneng makan sate kambing. Tapi kan yang sering dibeli dari abang-abang yang kaki lima malem-malem sate ayam. Pasti kalo makan ini bareng adik-adik gw jadi rebutan haha.

8. Martabak
Kalo lagi ada nenek dari sebelah ayah ke rumah, pasti ibu beliin martabak. Ada martabak keju dan telor. Nenek Ine doyan ngemil sih :D tapi kalo pesen martabak jangan lupa bilang ke abangnya "jangan pake mecin"!!

9. Roti panggang coklat-keju
Kalo gw yang bikin pasti meses dan kejunya banyaaaaak terus dipanggangnya yang bener sampe meleleh deh tuh coklat dan kejunya. Nyaaaammmmm *lebay*

10. Indomie
Suka makan mie goreng, kari, atau ayam bawang sesuai mood aja lah pokoknyaa hahaha

11. Ketupat - Opor ayam - sambel buncis
Oh iya masakan khas lebaran malah ditulis ke-11. Biasanya, khas palembang (katanya sih), temennya ketupat lebaran itu ya opor sama sambel buncis. Ah pokoknya kalo lagi lebaran lahap banget makan ini.

12. Makanan enak lain yang belum disebutkan disini
Kalo gw ditanya, "makanan kesukaan apa, yan?" Biasanya gw jawab pempek siiih, tapi sebenernya gw suka banyaaak. Tergantung mood aja lagi pengen apa hahaha.

Menurut gw, dunia ini terlalu sebentar untuk memikirkan badan kurus padahal banyak banget makanan enak. Jangan sia2kan :D (yaa tapi gak overweight juga sih hehehehe)

Dalam makan, biasanya banyak unsur culturenya sih. Kalo gw, suku Sumatera, nganggep pas beres makan terus siram air ke tangan  dan piring (gimana sih ini jelasinnya) lumrah dan normal-normal aja. Tapi ketemu temen yang orang Jawa apa Sunda gitu nganggep gak sopan.

Sekian tulisan gak penting gw ini. Semoga bermanfaat :D

Kamis, 26 September 2013

Akhwat sejati?

YaAllah jauuuuuuuh banget gw dari akhwat sejati. Can I be like that :'(

Akhwat sejati bukanlah dilihat dari
kecantikan paras wajahnya, tetapi dilihat dari kecantikan hati yang ada di baliknya.

Akhwat sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona, tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya.

Akhwat sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang ia berikan tetapi dari keikhlasan ia memberikan kebaikan itu.

Akhwat sejati bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya, tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya bicarakan.

Akhwat sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa, tetapi dilihat dari bagaimana caranya ia berbicara.

Akhwat sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya.

Akhwat sejati bukan dilihat dari kekhawatirannya digoda orang di jalan, tetapi dilihat dari kekhawatiran dirinyalah yang mengundang orang jadi tergoda.

Akhwat sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani, tetapi dilihat dari sejauhmana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa syukur.

Akhwat sejati bukan dilihat dari sifat supelnya dalam bergaul, tetapi dilihat dari sejauhmana ia bisa menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.

Minggu, 01 September 2013

Anak perempuan ayah :"")

Aku bukan anak perempuan yang manja ke ayah. Aku jarang mengobrol hal pribadi dengannya pula. Tapi aku tau ia pasti sayang dengan kami, anak-anaknya beserta ibuku. Malam ini aku meminta izin ayah untuk pergi ke Jogja mengikuti rakernas 3 hari beberapa minggu lagi.
Aku: "Ayah, Ian boleh kan pergi ke Jogja tanggal 13-15 untuk ke acara blablabla.."
Ayah: "Ada cowoknya? Bareng cewek-cewek kan?"
Aku: "Iya ayah banyakan cewek-ceweknya kok."
Ayah: "Ya boleh, tapi gabung sama cewek-cewek aja ya jangan sama cowok. Perempuan bergabungnya sama perempuan aja."
Aku: "Iya, Ayah.."
Ayah: "Jaga diri, hati-hati. Tidurnya juga jangan sampe ada cowoknya. Terlalu sering sama cowok nanti kamu direndahkan dan sama aja nanti seperti diremehkan mereka. Apalagi kalo sampe ada yang colak-colek sama aja kayak menghina kalo kayak gitu. Kalau gak menghargai diri sendiri bagaimana mau dihargai orang lain."
Aku: "Iya, ayah. Pasti Ian jaga diri.."

Rabu, 24 Juli 2013

Gak tau mau ngasih judul apa :o

Jadi ceritanya, gw tadi pagi sekitar  jam 09.50an hari Rabu, 24 Juli 2013 disuruh buat nganterin ibu yang hari ini ada undangan ke Lotte Mart. Yaudah akhirnya setelah gw beres siap-siap ternyata ayah aja yang kesana katanya jadi bertiga.
Sebelum kesana, ayah masih ngurusin toko terus ke bank dll. Akhirnya, jam 11.00 ayah menyerah karena toko lagi gak ada orang dan ayah gak bisa kesana. Yaudah akhirnya tugas menyetir diberikan ke gw. Setelah bermacet-macetan dan di jalan baru akhirnya lancar, gw yg belum pernah masuk ke Lotte Mart itu pun ngasih lampu sen buat belok kiri. Ya gw pikir kan aman-aman aja, yaudah gw dengan pedenya belok dan telat liat spion -_-
Betapa kagetnya gw karena ngeliat dari spion ada motor matik jatoh oleng gt karena abis keserempet. Terus gw turun dan si bapak-bapaknya minta ganti uang urut gitu dan nyalahin gw. Gw yang lagi emosi saat itu bilang "Kan saya udah ngasih lampu sen, Pak. Gimana sih kan bapak juga yang cepet bawa motornya padahal di jalur Kiri."
Mana ada bapak-bapak nyinyir ke gw lagi (yang ada di tkp). Gw bilang aja "Ya kan saya udah ngasih lampu sen lagian mobil saya juga lecet."
Bapak itu pun jawab, "Ya saya kira kan mbak tadi mau belok di perempatan bukan disini."
Akhirnya ibu kasian sama anak sd cewek yang dibonceng tu bapak-bapak jadinya dikasih aja 50ribu -__- Mobil baru kok udah lecet zzz Belom sampe 2minggu and it's because of me and my carelessness.
Astagfirullah puasa gw gagal deh kayaknya hari ini karena marah-marah :( *tapi kan emang kapan dan pernah apa puasa lo sempurna yan*
Entah ini subjektif apa gimana, menurut gw ya si bapak itu lah yang salah, gw kan udah ngasih lampu sen kiri terus kenapa dia tetep memacu motornya dengan kecepatan lumayan tinggi di jalur kiri. Aneh deh -__-
Walaupun gw juga salah karena telat liat spion pas mau beloknya. Astagfirullah. Mana setelah itu pas mau masuk ke Lotte Mart-nya udah tutup cobaa. Beuuuh dapet musibah iya, masuk kesananya gak bisa karena tutup.
YaAllah.. maafkan hambaMu yang masih saja mengeluh atas takdirMu :(

Selasa, 09 Juli 2013

Kuliah: Ngekos vs Pulang-Pergi

Okay, gw mau menceritakan berdasarkan pengalaman gw, apa aja plus minusnya ngekos dan pp. Fyi, jarak rumah gw ke kampus IPB Darmaga itu sekitar 15-16km laah. Pas TPB (semester 1 dan 2) tinggal di asrama (walaupun lebih banyak pulang daripada di asrama), semester 3 ngekos di Dramaga Regensi, semester 4 gw putuskan untuk pulang pergi karena beberapa alasan. Here is my experience:

A. Ngekos
   + Bisa ambil banyak kegiatan kampus, kepanitiaan dll.
   + Hemat waktu
   + Banyak temen
   - Gak banyak makanan.   Jadi jarang sarapan kan gara2 males beli makanan :(
   - Baju yang dibawa sedikit :p
   - Gak ada mesin cuci
   - Gak senyaman rumah

B. Pulang Pergi
   + Gizi tercukupi
   + Bisa lebih gonta-ganti baju :D
   - Gak bisa sering pulang malem, dan harus bawa kendaraan biar aman pas pulang
   - Macet, tua di jalan (+/- 30 menit - 1,5 jam untuk 1x perjalanan)
   - Lebih capek, apalagi kalo terlalu banyak ambil kegiatan kampus

1. Mobil
    Selama semester 4, gw akui paling sering ke kampus naik mobil. Abisan kan sayang juga gitu di rumah mobilnya gak kepake, jadinya maslahah kalo gw aja yang pake wkwkwk.
   + Paling aman dan nyaman kalo buat pp
   - Pegel kalau macet
   - Boros Bensin

2. Motor
    Naik motor tuh paling cepet ke kampus, ya 25-50 menit lah nyampe kampus. Tapi gw agak males bawa motor kalo gak karena gw telat berangkat. Karena banyak alasan haha, antara lain:
   - Bau knalpot kendaraan-kendaraan lain, apalagi kalo bus kota tiba-tiba lewat ataupun mobil panther -__-
   - Malas pakai jaket, masker, sarung tangan. Kalo gak pake jaket kan ntar jadi penyakitan, gak pake        masker ntar jerawatan, kalo gak pake sarung tangan langsung belang deeeh pffft
   - Sering ada truk ayam yang lewat. Baunya sampe apal gue iyuuuuuh hahaha
   - Hujan. Repot kaaan kalo hujan :(
   - Kerasa capeknya ngendarain motor15-16km ke Darmaga -___-
   - Kadang punggung pegal hehehehe.
Tapi kelebihannya:
   + Hemat Ongkos. Yaah naik motor ke kampus itu emang yang paling hemat :D
   + Cepat sampai.
3. Angkot
   Kalo gw lagi males nyetir, waktu berangkat lengang, dan gak ada rapat malem, gw memilih untuk naik angkot.
  + Gak pegel
  - Ngantuk
  - Ngetem
  - Lama sampainya
  - Sering ada yang ngerokok sembarangan.
  - Gak aman kalo pulang malem
  - Sering ada mas-mas centil dan tengil
  - Setelah harga BBM naik, tarif angkot naiknya lebay :/
  - Ada aja yang 'aneh'
    Dimulai dari hijabers memakai sunglasses saat sore hari yang mendung, ibu-ibu yang make ringtone aneh, sopir angkot pacaran dan berantem, berantem sama kakek-kakek perokok, pencopet, dan beragam alay lainnya.


Sekian penyampaian dari saya mengenai kelebihan dan kekurangan untuk pulang-pergi ataupun nge-kos ke kampus :D.

Pengalaman ikutan Munas FoSSEI XI

Assalamualaikum teman-teman ataupun silent reader. I just wanna write what I remember when I attended Musyawarah Nasional Fossei on 4th-7th July 2013. 

H-1, 3 Juli 2013
Dari hari sebelum-sebelumnya, gw memutuskan untuk berangkat hari rabu sore ke Munasnya. Walaupun malas-malasan dan belum packing, akhirnya berangkat juga malam harinya. Sempet kecewa sih akhirnya berangkat sendiri gak ada temen dari kampus sendirinya. Honestly, I felt nervous and afraid to go without a friend from the same campus. Abisnya ada aja orang-orang alasannya :( Ada yang bilang kemahalan, mau pulang kampung, mau semester pendek, dan sebagainya dan sebagainya -___- Dikira berangkat bareng 1 cowok dari sesc taunya dia gak bisa.
Ternyata hari itu gw pun harus ke kampus dulu. Yaudahlah ngebut naik motor ke kampus walaupun udah dibilang ayah jangan ngebut haha. Akhirnya, gw memutuskan untuk berangkat jam 7 malam dan diantar ayah :D Alhamdulillah...
Sampe sana, gw udah kayak orang linglung mau registrasi. Fiuuuh, akhirnya beres juga! Pas mureg gw dapat info ternyata itu munas tidur di tenda. Gw langsung mikir dan ngomong dalam hati "Hmmmm yaaaaaaaaa coba aja dulu". Dan hari pertama ini gw tidur di salah satu ruangan kelas di STEI Tazkia yang dijadikan ruang akhwat sementara. Pertama gw pun berkenalan sama teman-teman dari berbagai kampus yang udah ada dalam ruangan itu. Ada dari jabodetabek, jogja, bengkulu, lampung, palembang dll. 
Seperti biasa, gw kalo baru datang di tempat baru susah buat tidur cepet, jadi aja jam setengah 11 malam baru bisa tidur. Sebelum tidur temen-temennya baik banget ngajakin makan bareng padahal gw udah bilang kalau udah makan dari rumah, udah sikat gigi padahal. Pas mau tidur, gw pun (tadinya) berusaha buat tetap pakai kerudung karena khawatir kalau ada cowok lewat. Eeeeeh ada temen baru yang bilang "Buka aja kerudungnya, kasian rambutnya", gw pun jawab "Kalo ada cowok ngeliat gimana?" terus dijawab "Ya itu sih rejeki dia". Gubrak haha yaudah akhirnya gw buka kerudung lagian pintu kamarnya tertutup juga.
Gak terlalu nyenyak tidur selama munas ini. Pas hari itu gw terbangun pukul 2.30 dan susah buat tidur nyenyak lagi :(. Yasudahlah...

Hari 1, 4 Juli 2013
Hari ini gw kira bakal ke BEI tadinya tapi ternyata gak jadi dan SPMSnya diadakan di kampus Tazkia aja. Hmmm okay. Sebelum memulai acara pada hari ini, ada pembukaan acara dulu pake upacara. Yah mayan lah bisa foto-foto sebelum mulai. Gw yang pake kerudung coklat ke-7 dari kanan atas.

Setelah makan dll, acara pertama, ternyata ada FGD (focus group discussion) yang membahas tentang isu-isu ekonomi terkini di Indonesia dan pandangannya menurut perspektif ekonomi islam. Dan tiba-tiba katanya gw suruh bahas yang tentang pertanian karena gw dari IPB. Oh god, gw aja gak terlalu ngerti pertanian cuma kampusnya doang di IPB. Yaudahlah, dengan kemampuan sepik dan 3sks mata kuliah ekonomi pertanian serta 2sks pengantar ilmu pertanian yang gw dapet, gw lumayan memberikan pendapat pada forum ini. HAHAHA *ketawa setan*.
Setelah FGD, kemudian dilanjutkan dengan sekolah pasar modal syariah di Al Hambra (hall kampusnya). Sebenarnya acaranya seru sih nambah wawasan. Tapi gw ngantuk, soalnya kurang tidur dan agak membosankan karena materinya disampaikan agak lambat, kurang cepat kalau menurut gw. 
Setelah acara spms, (kalau gak salah) acaranya ada sedikit talkshow bareng Pak Syafii Antonio di Al-Hambra. Lumayan hehehehe. Setelah itu ada taaruf antar KSEI (kelompok studi ekonomi islam, fyi). Gw kira acaranya bakal gimana taunya games nebak-nebak kuis gitu. Hmmm....
Setelah malam menjelang, gw dan teman-teman akhwat akhirnya tidur di tenda. Iya, seorang Ian tidur di tenda. Karena gw masih belum biasa yaudah tidurnya gak nyenyak gitu. Dasar ian anak kota anak manjaaaaaaaaaaaaa jadi aja gak biasa buat tendaan. Tapi gak seburuk yang gw pikirkan ternyata. Alhamdulillah...

Hari 2, 5 Juli 2013
Sekitar pukul 3 dini hari gw pun terbangun. Hari ini ternyata halaqoh subuh sama Ustadz Arifin Ilham gak jadi. Hmmm yasudahlah gw gak terlalu menantikan acara ini juga. Tapi acaranya tetap ada diganti sama bapak siapaa gitu gw lupa dari univ yarsi kalo gak salah. Setelah mendengarkan acara shubuh inspiratif ini, kami beserta rombongan berangkat menuju Kemenkeu, tepatnya di BKF (Badan Kebijakan Fiskal) dan DJPU (Dirjen Pengelolaan Utang). Di bus gw duduk bersama dua teman baru dari UIKA bernama Lissha dan Maya. Mereka baik dan ramah sekali, senang bisa bertemu mereka dan teman-teman yang lain :D. Selama perjalanan, seperti biasa, gw adalah orang yang sulit untuk cepat tidur dalam perjalanan. Alhamdulillah akhirnya bisa tidur walaupun cuma 20 menit tapi serasa dapet gunung emas *hiperbola*. Rombongan kami pun mendatangi BKF dan sebagian lain ke DJPU. Di BKF, materinya ada 2, pertama tentang subsidi BBM dan SJSN. Nambah wawasan disini, sebagian materi dari subsidi bbm sebelumnya gw udah pernah baca-baca sih di berbagai artikel. 
Setelah menghadiri acara di BKF, gw beserta rombongan langsung berpindah ke lokasi selanjutnya, yaitu Museum Bank Indonesia. Sampai disana, lumayanlah bisa foto-foto di museum.
(ki-ka: Gw, Lissha, Maya, Silmi, <lupa namanya hehehehe maaf>)
Setelah beres kunjungan ke Museum BI, akhirnya kami pun balik lagi ke kampus STEI Tazkia setelah solat ashar. Gw sama Lissha sampe cepet-cepetan buat ngecharge hp dalam bus gitu biar kebagian colokan haha kocak. Sedih dan nyebelinnya, gw tuh orangnya suka susah tidur di perjalanan, padahal sayang banget ini gak dipake tidur!
Setelah kunjungan-kunjungan, acara pun dilanjutkan dengan penampilan regional malam harinya. Padahal gw cuma asal aja bilang pake drama yang kayak gw sama divisi eksternal SES-C peranin pas makrab, eh taunya beneran jadi pake itu. Tapi perannya jadi beda sih. Yaah inti cerita dramanya tuh suami-istri yang berantem setelah suaminya ketahuan main judi. Ceritanya disini gw berperan sebagai "Umi" atau sang istri -__-
Regional Jabodetabek tampilnya urutan hampir terakhir gitu lagi padahal gw udah ngantuk. Tapi akhirnya tampil juga. Sebenarnya gw malu banget ini peran jadi umi. Padahal gw udah bilang "Kak malu ah kalo gw yang jadi peran dramanya.." eh dijawab "Yaudahlah belom banyak yang kenal kan jadi gak usah malu.." Genius thought -____- ya justru karena pada belom kenal gw jadinya maluuuuuuu. Tapi yasudahlah, gw hanya berharap setelah drama itu ditampilkan gak usah ada yang ungkit-ungkit lagi, maluuu wkwkwk.
Eh abis itunya ada yang bilang "Wah tadi keren lho...", Makasih atas pujiannya walau gw gak percaya karena udah pasti itu alay bukan keren, malu tauuu. Sesudah itu, kami pun tidur kembali di tenda kesayangan! :D

Hari 3, 6 Juli 2013
Bangun jam 3 pagi dan langsung mandi solat dll. Acara pagi harinya jadi tuh ada senam/outbond dan IYLF (Islamic Youth Leadership Forum). Gw mah kan tadinya udah pede-pede aja ikutan senam karena yang ikutan IYLF mah buat ketua ksei. Eh taunya tiap ksei harus ada wakilnya, yaudahlah gw langsung ganti kostum dari baju olahraga jadi yang lebih kece dikit.
Sebenarnya, gw tuh malas buat ikutan forum-forum mahasiswa gini. Pembahasannya sangat normatif menurut gw, dan kondisi waktu tidur yang kurang juga bikin ngantuk :(
Setelah IYLF, acara dilanjutkan dengan sidang-sidang Munas-nya. Yah begitulah tadinya gw mau protes masalah tata bahasa eh semuanya keburu "sepakat" yaudahlah gak jadi protes lagian gak penting juga yang mau gw protes hahaha. Yah selama sidang ini, seperti kebiasaan gw biasanya pas kuliah juga begini, gw izin keluar ruangan buat cuci muka, loncat-loncat, ataupun tidur-tiduran di mushola biar agak ilang lah ngantuknya hehehehe :p boleh buat dicoba teman-teman! Lumayan efektif loh :D
Sejujurnya, gw ini udah mengalami pergulatan batin *halah* buat pulang ke rumah aja hari ini karena rumah gw kan lokasinya deket dari sentul, dan balik lagi besoknya. Eh pas istirahat siang apa ya gw ketemu sama Pak Hendri Tanjung, dulu gw pernah jadi sopir buat jemput dia dari rumahnya buat jadi pembicara, ya walaupun dia lupa-lupa inget sama gw. Katanya dia ngisi acara subuh besoknya, yaudahlah gw akhirnya memutuskan buat tetep aja nginep disitu hihi.
Sidang-sidang hari ketiga ini akhirnya beres jam 11.30 malam dan para akhwat pada disuruh tidur terus komisi gw, komisi IV, yang para ikhwannya masih harus rapat sampe jam 2 malam. Alhamdulillah perwakilan dari IPB yang cowoknya udah dateng pas malamnya. Thank you Putra akhirnya Anda datang juga! :""D

Hari 4, 7 Juli 2013
Finally, I met the last day :"D Hari ini sidang-sidang presnas gitu dilanjut penutupan. Selamat buat para presnas terpilih, semoga amanahnya dapat dijalankan sebaik mungkin ya kakak-kakak kece :)
Lebih banyak foto-foto palingan hari ini mah. Eh iya selama di acara ini pasti gw selalu ketemu sama anak UNY angkatan 2012 namanya "Atin" anaknya ramah dan baik deh :) Selain Atin ada Nadia dan Vika dari SEBI. Nice to meet you, girls!
(ki-ka: Nadia, Atin, Dian(gw), Vika)
Sebenernya masih banyak foto-fotonya ntar kebanyakan ah kalau diposting disini hihi. Senang bisa bertemu kawan-kawan baru selama Munas ini. Yang gw sesali adalah... kenapa gw gak bawa lebih banyak baju aja *plak *lah *terserah lo yan. Alhamdulillah gw akhirnya pulang setelah solat maghrib disini. Terima kasih teman-teman baru, teman-teman FoSSEI Jabodetabek, para panitia, teman-teman LO yang sering gw repotin hihi.
(ki-ka: Nisa, Khadijah, Maya, Amel, Lissha)

(sama LO yang kece badai, Faris.)

Akhirnya perjalanan gw selama 4-5 hari ini beres gw tuliskan. Kurang-lebihnya mohon maaf dan sampai jumpa di kesempatan berikutnya :). Ternyata pergi sendiri tanpa temen dari sesama organisasi/kampus ternyata gak seburuk yang gw pikirkan. Alhamdulillah... Semoga Allah memberkahi acara ini dan kita semua. Aamiin.

Rabu, 19 Juni 2013

Some Quotes I Like

"Tak ada nikmat yang lebih baik dari teman yang sholih/shalihah, yang diberi kepada seorang hamba setelah Islam. Jika dia lupa,temannya mengingatkan, jika dia ingat ia membantunya. Siapa diantara kalian mendapat cinta dari temannya hendaklah ia memegangnya, karena sungguh hal itu sangat jarang ditemukan" (Umar bin Khattab)

"Pujian itu seperti parfum. Jika dicium memang harum, tapi kalau diminum ya beracun."

"There's nothing difficult , I just need to understand."

"Harus lebih seneng pas menghasilkan uang daripada menghabiskan uang biar cocok jadi wirausaha" (Ayah)

"Ya Allah, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah aku lantaran keridaktahuan mereka." (Abu Bakar Ash-Shidiq ra)

"Kita terlihat baik bukan karena kita emang baik, tapi karena Allah telah menutup aib kita masing-masing."

"Sesungguhnya syariah itu bertujuan untuk mewujudkan kemaslahatan di dunia dan di akhirat." (kalo gak salah Asy Syatibi)

"Jangan bersedih.. Karena sesungguhnya dunia terlalu rendah untuk menjadikan kau bersedih" (Aidh Al Qarni, La Tahzan)

"Terkadang orang itu menyebalkan karena terlalu baik."

"Don't promise when you're happy, don't reply when you're angry, and don't decide when you're sad."

"Buat apa sih? Buat apa orang2 suka pada kita atas sesuatu yang sesungguhnya bukan kita. Atas sesuatu yang tidak sungguh kita lakukan. Memakai topeng. Pemanis kalimat. Menjaga image. Penuh kepentingan, udang dibalik batu. Apa enaknya hidup begitu. Lebih baik apa adanya, terus terang, meski itu membuat sebagian orang salah paham dan bahkan membenci kita. Tetapi itu adalah sesungguhnya kita." (Tere Lije)

"Aku mencintai orang-orang shalih, meski aku bukanlah bagian dari mereka, dan aku membenci para pemaksiatNya meski aku tak berbeda dari mereka" (Asy Syafii)

"Apalah artinya beda pendapat, pertengkaran kecil, atau salah2 kata. Persahabatan itu jauh lebih berharga dibanding itu semua. Jadi jangan diperbesar, sahabat baik selalu berbaikan." (Tere Lije)

Dan gw suka hampir semua quotes Tere Liye, nih page facebooknya https://www.facebook.com/darwistereliye

Senin, 17 Juni 2013

Just a Lebay Thought of Mine

Sok banget ya gue bikin post beginian wkwkwk. Iseng aaah, sekalian nulis hasil pengamatan gw terhadap lingkungan sekitar dan pemahaman gw dari yang sering gw baca di artikel fashion hihihi

1. Harus Sopan
    Ini sih jelas ya, dan sopan yang dimaksud gak hanya soal menutup yang seharusnya ditutup sih, tapi juga ya harus rapih, dan gak bikin sakit mata orang lain saking berantakannya. Berpenampilan ya sesuaikan sama tempatnya. Jangan pakai baju yang berlebihan ke pasar, ataupun berpenampilan kumel di kampus/mall. Malah gw pernah seangkot sama mbak-mbak yang bergaya ala hijabers dan memakai kacamata hitam (padahal lagi sore). Hmmmmm..............


2. Sebisa mungkin matching!
    Yah kan gak susah lah ya buat padu-padan warna yang normal-normal aja. Emang sih lagi ngetren color-block, tapi bukan berarti asal tabrak warna dan gak peduli estetika. Kalo tabrak warna, ya maksimal 2 warna aja lah yang ditabrakin. Lebih bagus lagi kalo sepatunya dan tas juga matching *kayak tante rambut palsu di telenovela*


3. Tabrak Motif 
    Kerudung motif bunga-bunga, baju atasan juga motif, rok/celananya juga motif. Hehe.... 'kepenuhan' loh kesannya. Lebih bagus buat pake 1 motif aja dalam 1 penampilan, daripada berisiko penampilan berantakan.  Kalaupun tabrak motif, ya cocokkin lagi jadi tetep hitzz dan cetar membahana :p. 

4. Baju Terlalu Ketat
    Selain gak nyaman, gak enak dilihat juga kan. Pasti jadi ngerasa risih sendiri deeeh, dan yang gw masih sering liat, banyak deh perempuan yang risih sendiri sama bajunya, ditutup-tutup pake tas, ditarik-tarik bajunya. Coba kalo pake bajunya yang lebih tertutup, pasti lebih nyaman. Lebih baik pake baju yang ukurannya pas badan tapi gak ketat. Lagian, gak enak kan ntar gelambirnya nyetak -___-

5. Malas Pakai Daleman
    To make it secure, kalo bajunya nerawang, atau bajunya model sabrina, mending pake daleman manset aja, jadi tetep aman kalo tiba2 'ngintip', atau kalo males pake daleman panjangin kerudungnya kalo bajunya model sabrina gitu. Jangan sampe (maaf) tali bra keliatan hiiiiy.

6. Pakai Aksesoris Berlebihan
    Yah kalo yang ini mah intinya tuh, less is more. Daripada trying too hard to look stylish, mendingan effortlessly stylish ajaa :)) *hazeek

7. Tidak Menutup Bokong Saat Memakai Legging/Jeans Ketat
     Sayang kan kalo udah berhijab tapi kayak gini hehe...

8. Kerudung Paris Tuh Nerawang Loooh
    Tanpa bermaksud merendahkan teman-teman yang cantik dan saya cintai, tapi kerudung paris tuh kalo gak didobel (atau pakai ciput) tuh jadinya transparan. Hmmm sayang kan :( Yaah minimal pake ciput laah kalo males ngedobel kerudung parisnya :)

9. Mengganggu Kenyamanan Hidung Orang Lain
   Jangan sampe deh jadi orang yang menyebarkan aroma yang menimbulkan ketidaknyamanan hidung orang lain. Don't forget to use (at least) deodorant, and you also can add baby powder, lotion, and perfume. Tapi jangan berlebihan juga jadi wangi, ntar orang lain bersin-bersin. :p Katanya sih perhatiin jangan sampe BM, BB, ataupun BK (bau mulut, bau badan, bau ketiak).

10. Menjadi Fashion Victim
     Mentang-mentang lagi ngetren, semua model dipake. Jadi diri sendiri aja, gak usah terpaku tren :) Jangan sampe terlihat konyol dan menjadi kormod (korban mode). Hehehehehe.....

11. (agak oot) Kalau bisa selalu sedia tisu, pembalut, ataupun hand sanitizer dalam tas. Yah gw juga gak selalu bawa sih, tapi kalo bawa ini tuh bikin hari-hari terasa lebih nyaman (lebay).

12. (agak oot) Menanggapi Mas-Mas Tengil di Jalanan
     Pfffft, yang ini emang malesin, gw aja kalo ada mas2 ngomong 'Assalamualaikum Neng..." di jalan males jawabnya hiiiiiiy (hukumnya apa sih ini). Udah ah jangan terlalu panjang lebar bahas ini disini, nanti gw bikin pos selanjutnya aja haha.

Sekian tulisan sotoy di blog gw ini, mohon maaf apabila ada yang gak berkenan, tersinggung, dan sebagainya. Sesama muslim alangkah baiknya kalau saring mengingatkan kan :) Gw bukan fashion stylist ataupun fashionista juga kok hahaha. Daaaah makasih udah baca dan sekali lagi mohon maaf kalo ada salah-salah kata, nanti kalo ada yang inget ditambahin lagi mhihihihi. :D

Minggu, 16 Juni 2013

My Hijab Stories

Jadi ceritanya, gw mau cerita tentang pengalaman berhijab gw. Gw pake kerudung dari oktober 2009, waktu itu lagi mulai bulan puasa saat gw kelas 11 SMA. Alhamdulillah Allah SWT ngasih gw hidayah saat itu. Kembaran gw, Ani, udah berhijab dari kelas 8 SMP. Jauh kan? Setelah 3 tahun dia udah berhijab baru gw mulai haha. Masih inget dulu pas lagi jalan-jalan sama temen yang bernama Fathiyyah ke mall dia nanya, "Lo saat ini gak ada niat berjilbab yan?" Gw pun jawab, "Hmmm... Nggak, Fat hehehehe". Setelah itu gw ngeliat ekspresi dia kecewa dan menyesalkan jawaban gw. Tapi gw saat itu emang belum dapet hidayah. Gw mikirnya, "Ah... yaudahlah cuma pertanyaan biasa" 

Dan FYI, pas SMA, penampilan gw dan Ani itu beda banget. Dia anak rohis (pake kerudung nutup dada dll), sementara gw ga berjilbab dengan rambut panjang. Tapi, dulu waktu gw belum berjilbab, gw orangnya masih menjaga kesopanan dalam berpakaian kok. Gak pake baju ketat, terbuka, terlalu pendek, dsb. Dari kecil Ayah dan Ibu ngajarin buat kayak gitu, gak pernah lah pake bawahan di atas lutut, ataupun tanktop. Beberapa lama kemudian gw sering liat di internet, note facebook atau apapun, kalo menutup aurat itu wajib bagi seluruh wanita muslimah. Tapi saat itu gw masih galau, mikirnya: nanti gak cocok sama muka tembem gw, nanti susah belanja bajunya(dulu belanja baju tangan panjang aja susah), nanti pake baju dodot palembang pas nikahnya gimana, tapi kan ibadah masih belum baik, nanti gak keliatan cantik, dan sebagainya setan masuk ke pikiran gw. 

Alhamdulillah, saat mendekati bulan puasa gw pinjem-pinjem kerudung si Ani. Gw coba-cobain pasang ke kepala gw, pilih-pilih warna yang cocok. Gw pun ke pasar beli 5 kerudung paris yang masih mahal waktu itu , 22 ribu rupiah! (sekarang kan 7.500 haha) Gw pun belajar makein kerudung yang cocok ke bentuk muka sampe kerudungnya rusak bolong-bolong. Gw pun iseng-iseng pake kerudung ke mall pas nonton Ketika Cinta Bertasbih di bioskop bareng ibu sama ani. Eh ketemu temen, dibilang cantik pake kerudung. Yaudah gw iseng upload foto ke facebook pake-pake jilbab, kata temen, "Ian mau pake kerudung ya? Ciee". Gw pun nyengir aja waktu itu. Akhirnya, pelan-pelan gw mulai memantapkan hati buat pake kerudung ke sekolah, ke tempat les, dan pas jalan-jalan. Banyak komentar orang-orang, apalagi di tempat les gw yang suasananya islami, banyak yang ekspresinya seneng liat gw berkerudung. Dalam hati gw mikir, "Apaan sih pake kerudung aja kok dikomentarin segitunyaa". Setelah 3,5tahun lebih gw pake kerudung, alhamdulillah Allah udah ngasih banyak hidayah. Bukan berarti gw ngerasa lebih baik dari orang lain yang belum berhijab. Malah gw suka ngerasa gak ada apa-apanya kok dalam hal ibadah dibandingin orang lain. Gw pun masih harus banyak belajar dan menyempurnakan ibadah. 

Menurut gw, dalam berhijab itu ada proses-prosesnya. Sulit rasanya kalau mau langsung berubah secara instan. Katanya kan, "Perempuan itu ibarat tulang rusuk yang bengkok, jika kau luruskan secara paksa maka ia akan patah, tapi jika tak kau luruskan maka ia akan bengkok selamanya". Jadi, kalau mau nasehatin orang lain ya perlahan-lahan. Kata dian pelangi pas di hitam putih, kita itu mau dikasih cahaya kan, kalau secara langsung ya akan mengagetkan dan membuat mata rusak, makanya pelan-pelan. Tapi ya memang, kalau proses itu bisa cepat kenapa harus mengingkari kebenaran dan menunda-nunda untuk menjadi lebih baik? 

Gw pun masih perlu banyak belajar. Awal gw berhijab, masih pakai skinny jeans, t-shirt yang pendek(gak nutup (maaf) bokong), dan kerudungnya dililit jadi pendek gak menutup dada. Setelah berapa lama, gw dinasehatin ayah dan ibu kalo celana gw terlalu ketat, jadi kalau pake baju harus panjang jadi tetep sopan walaupun pakai celana. Gw pun pake baju diusahain yang lumayan panjang biar tetep sopan. Gw pun sering baca di artikel-artikel internet dan nasehat orang-orang yang alim, kalau jilbab yang gw pake itu masih jauh dari sempurna. Tapi saat itu gw mikirnya: "Emang apa bedanya sih pake rok atau celana, toh sama-sama 'nutup'?" "Kayaknya gak ada bedanya celana sama rok" 

Dulu pas gw baru masuk IPB, kan ada mata kuliah asistensi agama, gw gak punya rok satupun! Gw pun banyak minjem rok saudara kembar gw, kan dia punya banyak tuuuh. Nah, pas semester 2 apa ya kalo gak salah, gw pengen ikutan liqo/mentoring dan ikutan temen gw. Pas dateng ke liqo-nya, gw ngerasa gak enak sendiri. Temen-temennya pada pake rok dan kaos kaki, sementara gw? Pake skinny jeans dan gak pake kaos kaki. Akhirnya, pelan-pelan gw mulai mengoleksi rok, apalagi ke pasar baru bandung kan lucu-lucu tuuuh. Gw pun punya 1 dan akhirnya nambah jadi 2, 3, 4, 5, dan seterusnya gw ga tau persisnya jumlahnya sekarang berapa. Awal perubahan pertama, gw hanya nyoba pake rok aja kerudungnya biasa aja masih disampirin gak nutup dada dan gak pake kaos kaki. Gw pun akhirnya pelan-pelan nyoba buat beli beberapa kaos kaki dan kerudungnya agak dipanjangin sedikit. 

Setelah berapa lama, gw suka merhatiin sekitar, kayaknya kerudung paris tuh gak enak ya kalo gak didobel, rambut dan kuncirannya tuh nerawang loh girls. Gw pun mencoba buat mendobel kerudung paris, ternyata gak sesusah yang dibayangkan kok :) malah gampang aja :D Pernah sih nyoba pake gamis ke kampus, tapi perasaan kayak gak pede gak biasa gitu ya huhuhu pake rok aja dulu ah. Dan teman-teman, kayaknya sayang banget lho kalo kita udah sering pakai rok tapi roknya masih ketat :( Gw kan sebelumnya gak aware soal ini, tapi kok gw denger ada ocehan-ocehan rese gitu ya bilang kalo ya gitu lah. Gw jadi istigfar, yaAllah mungkin itu teguran dariMu untukku melalui mereka. Gw pun sekarang masih belajar untuk menyempurnakan hijab. Kata temen gw, "membungkus" sama "menutup" tuh beda. Kalo membungkus ya bentuknya masih keliatan, beda sama menutup. Hmmm iya bener jugaa. Sekarang, kalo ke kampus atau jalan-jalan gak pake rok aneeh gitu, ya sebenernya menurut gw gak papa kok pake celana, asal bajunya panjang minimal sampe paha. Tapi sekarang gw jadi males pake celana. Males ditanya-tanya orang, "Kok Ian gak pake rok?" Pfffft wkwkwkwkwkwk. Pake rok bukan berarti gak bisa modis :D Malah kan banyak rok yang lucu-lucu, baik warna, motif, ataupun modelnya. Bisa pake kerudung ala hijabers juga, kan jaman sekarang mah beda kayak dulu. Gw pun masih perlu, perlu, dan perlu banget untuk banyak belajar agama dan lebih taat beribadah. Walaupun gw berhijab, bukan berarti gw lebih baik dari yang gak berhijab. Justru kadang gw ngerasa, ibadah gw kalah sama mereka yang belum berhijab tapi taat beribadah dan gw pun gak lebih baik daripada mereka. 

Jangan dengerin apa kata orang, kan kita hanya mencoba buat lebih dekat sama Allah dan lebih taat sama perintahNya. Berhijab itu jangan nunggu siap, karena kalau nunggu siap ya gak siap-siap. Tapi dengan berhijab, kita jadi mulai lebih banyak belajar agama. Gak bakal ngaruh ke penampilan, kecantikanmu itu gak akan tertutupi dengan hijab kok :') Walaupun gw berhijab bukan berarti gak mikirin fashion haha tapi yang penting sih "yang lebih penting itu aurat bukan fashion, aurah before fashion".

Gw pernah baca di postingan di instagram, pokoknya intinya sih: "When you see a female dressed in a manner that is unacceptable islamically, do not for a moment think that you are better than her spiritually. If you do that, you are lower than her. Believe me, that is the teaching of your religion. She might have a link with Allah that you don't know about. She might have heart that is tons better than yours. She might have one weakness that is outward, and you have 50 weaknesses that are hidden" (Mufti Menk) 

Ya Allah, jadikanlah aku istiqomah dalam berhijab dan kebaikan-kebaikan lainnya :)

Minggu, 21 April 2013

akibat gak baca doa sebelum berangkat

Jadi ceritanya, hari Sabtu, 20 April 2013, gw ke kampus karena ada acara himpro gitu. Tapi karena ketiduran, yaudah gw berangkatnya telat. Karena males nyetir, gw naek angkot. Karena mikirnya susah nyari angkot kampus dalam kalo naek transpak, gw pun naek 03. Setelah sampe laladon, gw pun naek angkot kampus dalam yang ga ada penumpang dan ngetem atas paksaan si calo. Gw pun menyesal dalam hati, udah mah telat malah naek angkot ngetem :( bodohnya dirikuuuuu. Gw mikir, yakali bakal ada orang yang mau naek ke angkot ini huhu mana panas lagi siang bolong. Setelah nunggu lama angkot itu ngetem sekitar 10-15 menit, akhirnya ada mbak2 yang naek juga ke angkot itu. Dalem hati, "Alhamdulillah... gw gak sendiri". Tetep aja dia angkotnya ngetem lama :( Karena ada mbak tersebut (gak sendirian), gw berani buat ngedumel-dumel (ntah si sopir denger apa nggak), "Woy bang jalan dong! Mana ada yang mau naek disini!" Huuuuh... Si mbak itu juga kesel karena angkotnya ngetem lama bgt, dia pun ngajak gw buat turun dan nyari angkot laen yang gak ngetem kelamaan. Pas gw dan mbak itu turun, si calo angkot itu ngikutin kita di belakang. Sambil bilang "Heh! belagu amat sia! ga mau nunggu ngetem! Mony*t! @%$#!#%&*(*^%#!@~@$%%^^&**!!" (dan berbagai kata-kata kasar yang gw lupa persisnya. Dalam hati gw udah bacaan dan doa aja :( takuuuuut huhuhu Ngeselin banget sih itu calo angkot :( untung bukan malem2 dan rame, kalo gw diapa2in gimanaaaaa. Aaaaa mending naek transpak aja lah kalo lagi males nyetir! Huh, akibat belom baca doa kali ya pas berangkat -__-