Kamis, 26 September 2013

Akhwat sejati?

YaAllah jauuuuuuuh banget gw dari akhwat sejati. Can I be like that :'(

Akhwat sejati bukanlah dilihat dari
kecantikan paras wajahnya, tetapi dilihat dari kecantikan hati yang ada di baliknya.

Akhwat sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona, tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya.

Akhwat sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang ia berikan tetapi dari keikhlasan ia memberikan kebaikan itu.

Akhwat sejati bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya, tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya bicarakan.

Akhwat sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa, tetapi dilihat dari bagaimana caranya ia berbicara.

Akhwat sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya.

Akhwat sejati bukan dilihat dari kekhawatirannya digoda orang di jalan, tetapi dilihat dari kekhawatiran dirinyalah yang mengundang orang jadi tergoda.

Akhwat sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani, tetapi dilihat dari sejauhmana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa syukur.

Akhwat sejati bukan dilihat dari sifat supelnya dalam bergaul, tetapi dilihat dari sejauhmana ia bisa menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.

Minggu, 01 September 2013

Anak perempuan ayah :"")

Aku bukan anak perempuan yang manja ke ayah. Aku jarang mengobrol hal pribadi dengannya pula. Tapi aku tau ia pasti sayang dengan kami, anak-anaknya beserta ibuku. Malam ini aku meminta izin ayah untuk pergi ke Jogja mengikuti rakernas 3 hari beberapa minggu lagi.
Aku: "Ayah, Ian boleh kan pergi ke Jogja tanggal 13-15 untuk ke acara blablabla.."
Ayah: "Ada cowoknya? Bareng cewek-cewek kan?"
Aku: "Iya ayah banyakan cewek-ceweknya kok."
Ayah: "Ya boleh, tapi gabung sama cewek-cewek aja ya jangan sama cowok. Perempuan bergabungnya sama perempuan aja."
Aku: "Iya, Ayah.."
Ayah: "Jaga diri, hati-hati. Tidurnya juga jangan sampe ada cowoknya. Terlalu sering sama cowok nanti kamu direndahkan dan sama aja nanti seperti diremehkan mereka. Apalagi kalo sampe ada yang colak-colek sama aja kayak menghina kalo kayak gitu. Kalau gak menghargai diri sendiri bagaimana mau dihargai orang lain."
Aku: "Iya, ayah. Pasti Ian jaga diri.."