Senin, 22 Desember 2014

Izinkan saya...

Izinkan saya bercerita dari sudut pandang seseorang yang dibuang.
Izinkan saya untuk mengutarakan pendapat yang sedikit berbeda dari pemikiran kebanyakan orang.
Izinkan saya untuk menuliskan mengenai ini sebagai yang terakhir kali, sebagai pengubur luka yang selama ini dirasa, sehingga tidak terlihat lagi.
Izinkan saya untuk terakhir kali menangis dan sedih tidak karuan hanya karena hal "ini".
Izinkan saya untuk tetap berdiri teguh saat masa-masa sulit, saat angin menerpa tanpa ampun dan hampir menumbangkan kekokohan dinding hati.
Izinkan saya untuk menutup dan melupakan masa lalu yang pahit, bahkan menyakitkan.
Izinkan saya untuk membela diri, memberitahu sudut pandang yang berbeda dari sebelumnya.
Izinkan saya untuk meninggalkan dan melupakan kenangan buruk, yang bahkan sempat saya anggap kenangan terbaik.
Izinkan saya untuk mengutarakan apa yang saya alami, yang bahkan lebih menyakitkan daripada apa yang kau alami.

Rabu, 19 November 2014

SEE 2014

Akhirnya kepikiran buat nulis ini juga di blog. takut keburu lupa haha.

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh teman teman,
pada tanggal 10-14 November, Alhamdulillah kami para  panitia maupun peserta The 3rd Sharia Economics Excursion 2014 yang berjumlah 26 orang melakukan perjalanan ke Singapura dan Malaysia sebagai study visit ke beberapa lembaga seputar industri halal global maupun keuangan syariah disana.
Kenapa kami pilih Singapura dan Malaysia sebagai destinasi untuk melakukan SEE?
Pertama, masih banyak lembaga yang belum diexplore dari tahun sebelumnya juga. FYI, SEE ini merupakan proker SES-C (Sharia Economics Student Club, yaa sejenis himpro Ekonomi Syariah FEM IPB tapi lingkupnya se-fakultas) yang tahun ini udah tahun ketiga pelaksanaannya.
Kedua, tiket kesana masih relatif terjangkau haha x)) apalagi kan kami mahasiswa yang susah dapat sponsor (padahal udah usaha).
Ketiga, tidak terlalu terkendala bahasa.
....dst dst.

Persiapan acara ini udah cukup lama, tapi nanti aja gw tulis tentang itu di post lain. Sekarang ceritain acara-acara disana:

1. Hari Pertama (Senin, 10 November 2014)
Pada hari ini, 24 orang pertama melakukan penerbangan menggunakan lion air pada pukul 05.15 WIB dan sampai pada 09.15 waktu singapura. 2 orang lainnya menyusul dengan flight pukul 08.00 karena telat memesan tiket. (yaa ada sebagian kejadian tentang kekurangan peserta tapi Alhamdulillah dapat teratasi dengan baik). Sesampai di Bandara Changi Singapura, kami menunggu kedua orang dari penerbangan selanjutnya selama dua jam. Di Singapura, kami melakukan kunjungan ke dua lembaga (sebenarnya rencana awal hanya ke MUIS(Majelis Ugama Islam Singapura), tetapi MUIS sedang banyak kegiatan dan sibuk hingga akhir tahun):

-Financial Alliance Islamic Wealth Advisory (FAiWA)
FAiWA adalah bagian/unit syariah dari Financial Alliance (FA) Singapura. Disini kami akhirnya mengetahui bagaimana perencanaan keuangan secara syariah yang dilakukan oleh FAiWA.

-Singapore Halal Culinary Federation (SHCF)
Disini itu tempat berkumpulnya chef-chef yang jago masak dan hanya masak masakan halal. Di Singapura itu kan kebanyakan orang sulit untuk mencari makanan halal, jadi chef-chef disini membentuk federasi kuliner halal. Seru lah pokoknya disini :D berasa pengen lama lama disitu haha. Kita disini gak hanya ngeliat perspektif halal dari ulama-ulama, ekonomi, dll.. tapi dari chef, orang yang masaknya langsung! Seru dehhh pokoknya, apalagi disini dapat makanan, dapat roti maryam campur kari gitu. kalo menurut gw sih rasa dan bentuknya mirip kayak ayam kalio yang sering dimasak ibu di rumah haha. Terus kita juga mencicipi sejenis puding telur gitu (maaf kurang mengerti itu masakan namanya apa), rasanya enaaaaaaaaak banget dehh, kalo gak tau malu mah udah gw taro di lock n lock yang gw bawa -__-
Abis itu kita dapet buku resep makanan-makanan halal gitu deh dari mereka, lumayan buat nanti gw coba sok-sokan masak hihihi walaupun bahasanya bahasa inggris dan melayu. yaa kalo bahasa melayu mirip sih sama bahasa Indonesia, tapiiiiiii banyak kosakata beda yang bikin ga ngerti '__'

Setelah kita foto-foto di Merlion Park, terus lanjut ke Bugis Street buat beli oleh-oleh. Habis itu jalur darat deh ke Malaysia. Alhamdulillah kita sampai ke kondominium tempat menginap pukul 02.30 dini hari.

2. Hari Kedua (Selasa, 11 November 2014)
Pada hari ini, ada 2 lembaga yang kami kunjungi, yaitu:
-Bank Negara Malaysia
Disini sama kayak kunjungan tahun lalu aja sih sebenernya, tapi kan kebanyakan dari kami gak ikut yang tahun lalu. Nih kalo kunjungan yang tahun lalunya liat aja di post lama http://ramadhian-kurnia.blogspot.com/2013/11/press-release-kegiatan-2nd-see-sharia.html
Disini lumayan seru lah buat foto-foto di museumnya, hampir mirip Museum Bank Indonesia aja kali ya cuma bedanya ini isinya seputar Bank Negara Malaysia.

-Suruhanjaya Sekuriti/Securities Comission Malaysia
Disini kita gabung sama mahasiswa S2 dari IIUM/UIAM (International Islamic University Malaysia/Universitas Islam Antarbangsa Malaysia), acara disini sih asik-asik aja malahan abis itu kan kita dapet makan hahahaha *namanya juga mahasiswa*

Setelah kunjungan ke BNM dan SC, kita melanjutkan perjalanan hiburan ke Suria KLCC Malaysia, berfoto di Petronas Twin Tower. Yaaa lumayan refreshing setelah kunjungan ke 2 lembaga :)

3. Hari Ketiga (Rabu, 12 November 2014)
Pada hari ini, kami juga ke 2 lembaga, yaitu:
-IIUM (International Islamic University Malaysia)
Walaupun acara disini banyak kekurangannya, tapi tidak mengurangi kesenangan kami dalam kunjungan di IIUM. Alhamdulillah karena lagi hari kuliah jadi banyak jajanan gitu, kalo tahun lalu kan kesana pas lagi weekend jadi ga banyak mahasiswa disananya. Walaupun gw pribdi ga beli jajanan apa-apa, ya bagus sih timbangan ngurang sedikit pulang dari sana.Kalo tahun lalu pas kesana lagi ada nikah masal sih, sekarang ga adaa *perlu diceritakan*

-HDC (Halal Industry Development Coorporation)
Disini nambah ilmu banget dan berkesan pokoknya, jadiii di Malaysia tuh selain ada lembaga untuk sertifikasi halal, juga ada lembaga untuk ngurus halal market dan industrinya gitu. I adore the government of Malaysia, they have a good sense of sharia industry, and their culture is really 'islamic'.
Setelah nanya-nanya ke Manager yang ngasih presentasi, ternyata di Malaysia memang ada peraturan bahwa setiap makanan itu harus ada logo halal dari JAKIM, tapi sanksi yang tertulis di Undang-undang juga ga pernah direalisasikan. Kalo pas kita pembekalan di MUI yang di Bogor di Indonesia juga bakal ada peraturan itu katanyaa. Alhamdulillah.
Yang paling terakhir, kita disini dapet makan hahaha, enak siih roti jala pake daging kuah kari gitu, enaak haha. Nenek pernah masak sih makanan kayak gitu, tapi waktu itu gw ga suka -___-

Setelah kami beres kunjungan hari ini, lalu dilanjutkan dengan membeli oleh-oleh cokelat di Beryl's Chocolate Kingdom. nyammmm, habis itu acara bebas. Sebagian pada milih ke Bukit Bintang (mall), sebagian lagi, termasuk saya, pergi ke Petalling Street dan Pasar Seni. Borooooong deh oleh-oleh *yaa ga borong juga sih*
Habis itu kita pulang ke penginapan pake transportasi umum, ini salah satu momen favorit saya selama SEE ini. Pengalaman banget buat naik RATnyaa.

4. Hari Keempat (Kamis, 13 November 2014)
Hari ini kunjungan hanya 1 tempat, yaitu ke Pusat Pungutan Zakat Malaysia. Disini asik deh kita jadi lebih tau tentang per-zakat-an di Malaysia. Kunjungan di PPZ ini adalah salah satu momen berkesan bagi saya. Alhamdulillah :)

Setelah kegiatan dan kunjungan resmi kami selesai, kami melanjutkan wisata ke Genting Highland.. sebenernya seharusnya sebelumnya ke Batu Caves sih, tapi sayang lagi hujan :( padahal di tempat ini lumayan berkesan pas tahun lalu sih..
Di Genting Highland lumayan deh ya naik cable car, asik deh momen ini, salah satu hal yang berkesan juga sih *hampir semua berkesan*. Lumayaan di FOS bisa belanja dengan diskon 10% dari nunjukkin paspor.
Setelah dari genting, ada hujan deras dan sebagian dari peserta ada yang mau pulang dan ada juga yang mau belanja dulu. Saya sudah capek dan puas berbelanja... tadinya sih kepengen doang ke KL Tower tapi kan buat orang asing semacam gw lebih mahal biaya masuknya, tapi bisa kali yaa pura pura jadi orang Malaysie jadi lebih murah...

5. Hari Kelima (Jumat, 14 November 2014)
Hari ini akhirnya kita pulang... sejujurnya selama disana saya sangat rindu dengan rumah hihi. Pertama kita ke Putra Jaya, yaa lumayan lah buat dikit-dikit kesana sebelum flight jam 1. Setelah dari jalan-jalan di Putra Jaya, Alhamdulillah kita pulang dan sampai dengan selamat di Bandara Soekarno Hatta lalu sampai di rumah.

Ayahku





Ayah..

Ayahku orang yang keras kepala dan cepat marah,
Tapi aku tau... dia menyesal setelah marah.

Ayahku tak pernah marah jika aku pulang larut malam,
Karena dia percaya bahwa aku tak berlaku macam-macam ataupun aneh-aneh saat aku pulang malam,
...tapi aku tau diri, aku yang tak senang untuk pulang larut malam, apalagi aku ini perempuan
.
Ayahku melarangku untuk berpacaran dan bergaul berlebihan dengan lawan jenis,
Nanti mengurangi harga diri sebagai perempuan katanya,

Ayahku marah jika aku berpakaian terbuka ataupun terlalu ‘ketat’ menurutnya,
Dia bilang sudah sepantasnya seorang muslimah yang ingin dihargai memakai  baju yang sopan dan pantas.

Ayahku orang yang berpendirian teguh dan keras,
“Hidup itu seperti menyetir mobil, makin mepet-mepet makin dipepetin orang,” katanya.

Ayahku orang yang sulit mengungkapkan perasaan sayangnya melalui kata-kata,
Tapi aku tau bahwa dia sangat menyayangi kami, anak-anaknya.

Ayahku seorang pekerja keras, dia pulang larut malam setiap hari karena semangatnya mencari rezeki yang dititipkan oleh Allah melalui berbagai cara dan jalan.

Ayahku orang yang dermawan, aku tahu bahwa sebagian dari rezekinya selalu ia bagi dengan orang lain yang lebih membutuhkan.

Ayahku orang yang cerdas, aku tau benar akan hal itu.

Ayahku orang yang kata-katanya selalu membantuku berdiri tegak kembali saat aku rapuh,
“Emas yang dilempar dan ditaruh dalam lumpur itu tetap emas,” katanya saat aku sedih tidak mampu masuk sekolah menengah favorit.
“Jangan dipikirkan,” katanya saat aku kehilangan ponsel terbaruku.

Ayahku hanya manusia yang memiliki banyak kekurangan..
semua manusia memiliki kekurangan, bukan?

Ayahku mengajarkanku untuk hidup sederhana,
“Jangan boros,” katanya.

Ayahku adalah malaikat berwujud manusia yang ada di dunia ini, setidaknya untuk anak-anaknya. 

Rabu, 29 Oktober 2014

Berlaku adil

"Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS Al Maidah ayat 8)

Allah telah berfirman kepada kita semua untuk berlaku adil bahkan ke sesuatu yang kita benci. Sejauh yang saya amati dari sekitar, sangat banyak yang mengambil hak orang lain karena kebencian. Saya pun ga sempurna. Tapi saya mau ngasih beberapa ilustrasi, misalnya nih...

Jadi asisten dosen.. gak suka sama mahasiswa bandel? Ya jangan sampe ngasih nilai gak objektif dan langsung kasih jelek aja karena udah gak suka orangnya.
Jadi ketua acara atau organisasi.. gak suka sama salah satu anggota? Ya jangan dikucilkan atau malah ikut2 gak suka ke orang itu.
Gak suka sama salah satu pasangan capres-cawapres? Ya jangan memfitnah dan menyebarkan berita yang belum tentu benar. Gunanya apa coba.
Gak suka sama salah satu temen kelompok? Ya jangan maruk buat ambil semua tugas, kasih bagian kerja dia juga.
Gak suka sama orang yang bertamu? Ya tetep perhatiin adab menerima tamu lah... kasian.
Benci sama pemerintah karena berbagai sebab? Ya bukan berarti uang subsidi diambil gitu aja buat dimakan pribadi (misalnya di desa).
....dll

Rabu, 08 Oktober 2014

Honestly, there's a cost

Jadi manusia yang banyak kelemahan dan jauh dari kata sempurna, banyak banget perjuangannya ya buat 'kelihatan' dan lebih 'enak'. Apalagi perempuan...

Mau kaki mulus tanpa bulu, harus wax atau laser..
Mau punya badan langsing, harus diet dengan produk komersil tertentu, atau fitness dengan personal trainer..
Mau muka mulus kinclong ga ada jerawat, ke klinik kulit dan rutin pake krim malam krim pagi..
Mau gigi rapih dan putih cling, pakai behel dan bleaching gigi
Mau tampil oke, cantik, dan modis, harus shopping makeup sama baju sepatu tas dulu..

Pffft pffft pffft

Sabtu, 02 Agustus 2014

Jika Aku Mati

Jika aku mati hari ini, apa mereka akan menangis? Atau malah tersenyum bahagia?
Jika aku mati hari ini, apa mereka menyesal?
Jika aku mati hari ini, aku rasa amal baikku masih jauh dari cukup.
Jika aku mati hari ini, aku harap Allah telah mengampuni dosa-dosaku.
Jika aku mati hari ini, aku harap aku tidak meninggalkan hutang dan menyusahkan ahli warisku.
Jika aku mati hari ini, aku tahu bahwa itu adalah takdir Tuhan yang terbaik bagiku.
Jika aku mati hari ini, aku harap orang-orang itu memaafkan hati yang pernah aku lukai, baik secara sengaja maupun tidak.
Jika aku mati hari ini, aku harap mereka dapat melupakan kesalahanku dan mengingat hal baik saja dari diriku.
Jika aku mati hari ini, aku ingin mati dalam keaadaan khusnul khotimah.

Jumat, 01 Agustus 2014

Maaf

Kalau saja harus menunggu permohonan maaf dari dari orang lain, mungkin selamanya akan sulit memaafkan.
Meminta maaf bukan karena saya harus merasa bahwa itu adalah 100% kesalahan saya, tapi untuk melegakan hati.
Jika saja saya masih mementingkan ego diri saya sendiri, mungkin saya enggan dan tidak akan pernah mau meminta maaf, tetapi akhirnya saya berhasil melawan ego saya.
Setelah meminta maaf, ternyata bukan penerimaan yang saya dapatkan. Malah penolakan yang membuat mereka semakin mengangkat dagu kepada saya.
Apa saya sesalah itu?
Apa mereka tidak berkaca pada kesalahan mereka sendiri?
Apa mereka tidak tahu saya telah melawan ego saya saat meminta maaf?
Apa mereka tidak tahu kalau hati saya juga sakit dan hancur?
Apa mereka tidak tahu bahwa hingga kini hati saya masih menyimpan luka dan trauma jika teringat akan kejadian itu?
Apa mereka juga tidak ingin meminta maaf kepada saya seperti apa yang saya telah lakukan?

Sudahlah, sekarang saya mencoba berdamai dengan hati saya sendiri. Saya berusaha menata hati saya lagi. Saya mencoba mencari zona nyaman lain. Saya tahu benar bahwa saya bukanlah orang yang pendendam. Bukan bermaksud takabbur, tetapi saya biasanya cepat kok untuk memaafkan. Tetapi pada kasus ini, hati saya seperti sulit untuk seperti itu lagi. Saya adalah orang yang menginginkan keterbukaan. Lupakanlah yan, yang terpenting... saya belajar memaafkan kesalahan orang lain walaupun tak mendapatkan permintaan maaf dari pihak yang bersangkutan.

Kamis, 31 Juli 2014

Kalau saja

Saya ini orang yang lebih mementingkan logika daripada perasaan.
Bukan bermaksud untuk takabbur, tetapi biasanya saya ini mudah untuk memaafkan. Namun kali ini, rasanya hati saya terlampau luka dan sakit. Air mata ini seperti tidak kunjung kering.
Seseorang yang selama ini saya sayangi dan saya anggap telah saya perlakukan dengan tulus, ternyata berbeda dari apa yang saya pikirkan.
Apa rasanya dikhianati? Saya tahu betul itu.
Kalau saja mereka tahu.. saya berkali-kali menangis tidak jelas.
Kalau saja mereka tahu.. selama ini saya sudah berusaha melawan ego saya.
Kalau saja mereka tahu.. saya pernah terbangun dari tidur karena mimpi buruk ini.
Kalau saja yang mereka ingat adalah kebaikan saya.
Kalau saja mereka terbuka.
Kalau saja... kalau saja...
Capek.

Senin, 02 Juni 2014

Aku pun...

You dont even know, that I'm also hurted and broken. I feel like I used my trust in vain, I feel like fooled.
I won't swallow my pride in front of you anymore. That's enough. You dont even say anything, you just said word like you are the rightest and dont even listen how it is on my side.
Enough, it's up to you. I also have the right to be as happy as everyone should be.
What can I do now is forgiving you, slow but sure to also forget your mistakes and just trying to remember only good things about you.

Skeptical

Akhir-akhir ini saya menjadi seseorang yang begitu "skeptis" tentang 'cinta' atau malah 'friendship'.
Tentang 'friendship', yakin seorang 'teman' yang lo anggap 'tulus' itu benar2 tulus?
Yakin orang yang selama ini lo ceritain masalah2 lo dan lo percaya dia akan ngasih solusi, gak akan ngomongin kejelekan lo di belakang?
Yakin dia gak akan terpengaruh omongan miring orang lain?
I can't trust anyone no more... life is that complicated. Tapi bukan berarti saya tidak ingin punya teman, saya sekarang menganggap, jangan terlalu polos untuk terlalu 'dekat' dan 'percaya begitu saja'. Kita tak tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Misalnya, setelah kita terbuka, apakah mereka akan berempati atau malah menganggap diri kita adalah "buruk"..? Tidak tahu bukan?
Tentang 'cinta', yakin cinta akan bertahan seterusnya selamanya, layaknya ikatan darah daging pada keluarga?
Mungkin benar juga kata orang2 itu.. yang terpenting adalah komitmen dan kepercayaan, lama kelamaan rasa sayang layaknya rasa sayang ke keluarga akan tumbuh seiring berjalannya waktu.
Sudahlah, mungkin waktu akan menjawab, apakah keyakinan saya akan berubah, atau tetap seperti ini.

Minggu, 01 Juni 2014

Memaafkan

Semua orang pasti pernah berbuat salah dan khilaf, lalu meminta maaf.
Tetapi apakah semua orang mampu memaafkan?
Mungkin butuh waktu, dan pemahaman bahwa setiap orang pun pasti memiliki caranya sendiri menjalani hidup.
Astagfirullah, sulitnya memaafkan..
Padahal diri ini benci atas hati yang penuh kebencian, lalu mengapa malah memupuk kebencian di hati sendiri.
Padahal diri ini penuh dosa, tetapi mengapa malah mencari2 dan mengingat2 kesalahan orang lain.
Padahal diri ini masih perlu dibenahi, tetapi mengapa bukannya introspeksi diri saja.
YaAllah, Ampuni hambamu ini, yang masih saja belum mampu memaafkan.
Maafkan hambamu ini, yang masih saja meminta padahal belum sempurna menjalankan kewajibanmu.
Sesungguhnya diri ini milikMu yaAllah, dan kelak cepat atau lambat pun akan kembali padaMu..
Jangan kau biarkan aku larut dalam rasa dendam yaAllah..
Jangan kau biarkan aku penuh kebencian yaAllah..
Jangan kau sisipkan rasa sombong sedikitpun dalam hatiku yaAllah..
Allahumma inni audzubika minal hammi wal hazan..
Jadikan aku orang yang bermanfaat bagi orang lain dan orang yang pemaaf yaAllah..
Lembutkan hatiku di kala menerima nasihat yaAllah..
Jauhkan rasa benci dari dalam hatiku yaAllah..

Selasa, 27 Mei 2014

Inget Kebaikannya Aja...

Kita pasti pernah kesel sama orang, yah bahkan ke keluarga yang disayang aja pasti ada aja adu mulut terus berantem terus jadi bete. Kesel setiap orang itu ngomong.. pokoknya malah terkadang jadi gak bisa berpikir objektif, semua yang dia lakuin itu dianggap salah.
Well, gw pribadi sering kayak gitu...
Pernah baca di buku La Tahzan For Smart Muslimah, kalo cewek itu seringnya kalo marah ke orang pasti yang ada di benaknya intinya gini...
"Tidak ada kebaikan dia sedikitpun, apa sih baiknya dia...."

Gw sekarang berusaha, untuk selalu mengingat kebaikan orang tsb aja, dan setelah mengingat kebaikan2 dia, gw jadi sering mikir juga kalo.. manusia ini jauh lebih baik dari gw...
Benar juga kata ust. Salim A. Fillah..

@salimafillah: Jalan mulia kadang sederhana; seperti berbisik pada hati di tiap jumpa dengan hamba Allah lainnya; "Orang ini lebih utama daripada diriku."

Karena ketika kita sudah merasa lebih baik dari orang lain... maka ketika itu lah kita telah menjadi orang yang takabbur/sombong. Naudzubillah..

Senin, 26 Mei 2014

Nano nano

Sekarang tuh gimana yaa rasanya, binguuung.
Allah memang punya caraNya sendiri untuk membolak-balikkan hati hambaNya ini.
Kehidupan ini penuh hal-hal yang "tersimpan". Hehehe ��

Kamis, 22 Mei 2014

Tanpa Kesimpulan

“Apabila kamu bertiga, maka janganlah dua orang di antara kamu saling berbisik-bisik tanpa mengajak yang lainnya, hingga mereka bercampur dengan orang-orang, karena hal tersebut akan menyakitinya.” (Muttafaq ‘Alaih)

Saya memang bukan orang yang berhak menghakimi orang lain. Tetapi saya pernah ada di posisi ketiga itu dan saya pun mungkin pernah menjadi orang yang dzalim pada orang ketiga lain.

Banyak yang ingin didengar tanpa mau mendengar. Saya pun sering seperti itu.
Ujung2nya, well.... that's life.

Selasa, 20 Mei 2014

Senin, 19 Mei 2014

I Want To Be Rich

I want to be rich...
Lots of money in my bank account..
Having comfortable and good car to drive..
Having motorcycle and good helmet to ride in the traffic jam..
Having the best medicine and doctor to cure my illness..
Having sweet and cozy home to live in..
Having a lot of nice clothes to wear..
Having lots of shoes to choose in every morning..
Having nice, halal, and thayyib food and beverages to eat..
Having nice bags and they have matching colors with my outfit..
Having good cosmetics to use..
Having the most sophisticated and up to date gadgets..
Having something to give to others..

Being rich is not the most important thing.. money cant buy us happiness. But, money can buy many sources of entertainment!

Soulmate

Marahan sama dia gak akan bikin benci terpendam.
Adu mulut ga akan bikin rasa sayang hilang.
Secara genetis, kita identik.
Aku bersyukur menjadi bagian dari keluarga ini, dan terlahir serta ditakdirkan menjadi anak kembar.

Tempat aku cerita tanpa takut sudut pandang orang itu tentang aku berubah sedikitpun..
Tempat aku tak malu untuk terlihat menangis sejadi-jadinya..
Tempat aku berkeluh kesah tanpa takut dinasehati panjang lebar..
Tempat aku menjadi orang terbuka dan jujur tanpa takut dikhianati..
Tempat aku mengemukakan isi kepalaku tanpa perlu takut dianggap aneh..

Aku sayang keluarga, aku sayang Aniiii :*

Minggu, 18 Mei 2014

Memperhatikan lingkungan

Dari kecil, saya melihat dan mengenal seseorang yang begitu baik kepada saya, kalaupun ia marah, yaa... mungkin memang kepribadiannya seperti itu. Tetapi, saya yakin hatinya tulus.
Saya pun melihat sekitar. Banyak orang yang tidak suka "caranya", tetapi bersikap seakan baik2 saja dan bersikap bijak. Tetapi di belakangnya, orang2 itu belum tentu bisa melihat apa kebaikan orang itu. Yang ada di benaknya, hanya kekurangan orang itu dan membicarakan keburukan orang itu terus.
Beda sama orang itu, dia menganggap orang lain baik dan mengetahui benar ia sering melakukan kesalahan. Dia gak pernah berpikir sudut pandang dia yang terbaik. Dan gak pernah berpikiran buruk sama orang lain yang gak bisa lihat kebaikan dia dan membicarakan keburukan dia terus. Karena orang lain banyakan hanya mengghibahnya di belakang.
Kalau sudah begitu, siapa yang lebih baik?
Mungkin orang yang sering mengghibahnya sama sekali belum tentu lebih baik, hanya saja aib dia ditutup oleh Allah. Sedangkan orang itu, dia bukan seorang yang berhati jahat, hanya "cara"nya saja yang dianggap berbeda.

Semoga orang lain tahu kalau kau orang yang sangat baik, te....

Sabtu, 17 Mei 2014

Jalan hidup

Teringat dulu, saat masih sibuk akan mendaftar kuliah, bingung mau kuliah dimana, jurusan apa. Hmmm
Ayahku dari PTN yang sama tempat aku menuntut ilmu. Adik ayahku dari PTN yang sama tempat Ani, kembaran identikku, menuntut ilmu.
Dulu aku bingung, tapi aku tetap terus belajar untuk tes SNMPTN yang akan kuhadapi dan persiapan itu sudah aku laksanakan dengan penuh semangat dari mulai kelas X. Bimbel hampir setiap hari..
Walaupun aku sebenarnya belum terlalu tau arah hidupku, yang penting aku mempersiapkan diri untuk menghadapi serangkaian tes masuk itu.
Dulu, aku sangat ingin kuliah Kedokteran. Ya, Kedokteran.. rasanya ingin diriku menjadi dokter waktu itu.
Kalo dipikir2, kenapa gak jadi juga yaa... tapi inilah takdir. Allah telah menakdirkan aku untuk masuk ke prodi Ilmu Ekonomi Syariah di IPB. Mungkin ini jalan dari Allah agar aku lebih taat kepada perintahNya.
Sebelumnya...
Aku, seorang Ramadhian, yang jika dibandingkan kembaranku tidak ada apa-apanya soal ibadah. Tapi Allah maha baik, maha kuasa. Aku menjalani kuliah disini. Semoga semakin lama semakin baik :)
Mulai sekarang mau baca2 buku kesehatan ah walaupun gak kesampean jadi dokter :'D

Sabtu, 10 Mei 2014

About To Give Up

Yasudahlah, berhenti dari ketidakjelasan ini.... saya nyerah.
Saya bukan tipe orang yang akan merendahkan diri ketika diinjak.
Saya bukan orang yang akan memohon pada orang yang menolak.
Saya orang yang akan memilih berbicara daripada memendam.
Sudahlah, malas untuk makin memenuhi dan menambah beban pikiran dengan hal yang tidak terlalu penting.
Yang jelas.... terserah.
Saya letih, dan akhirnya... menyerah.

-ian

Selasa, 06 Mei 2014

Ya! Itu aku!

I may look like a rockhead and tough girl... but it's so fragile inside :'(

Rabu, 16 April 2014

Stop!

I will stop thinking unimportant things!
I want to be like I am a free bird and so happy like I want to explode!

Senin, 24 Maret 2014

If only you know

If only you know, that I often bring your name in my prayer.
If only you know, I spent too much time just to think of you.
If only you know, I even thought if you are the one.
If only you know, I even skipped a beat when I see your face.

But (also), if only you know that I also wanted that feeling faded eventually.

Minggu, 23 Februari 2014

Alhamdulillah

Alhamdulillah Allah udah memberi kesempatan aku hidup sampe umur 20 tahun ini...
Alhamdulillah di usia aku yang sekarang aku punya lingkungan dan teman-teman yang baik...
Alhamdulillah bisa jadi bagian dari civitas akademika ilmu ekonomi syariah, apalagi di salah satu perguruan tinggi besar, IPB...
Alhamdulillah punya orang tua yang baik dan sayang ke aku...
Alhamdulillah punya adik-adik yang selalu bikin rumah jadi lebih nyaman dengan kehadirannya...
Alhamdulillah punya ibu yang sabar...
Alhamdulillah punya figur ayah yang mengagumkan...
Alhamdulillah masih bisa bernapas pagi ini...

Rabu, 05 Februari 2014

Kata Ayah

My father once said...

Kalo jadi pengusaha generasi pertama, pasti kerasa banget perjuangannya buat bisnis. Beda kalo generasi seterusnya. Kamu juga bisa jadi kayak pengusaha-pengusaha hebat gitu. Kan bukan generasi pertama lagi.

:)

Senin, 03 Februari 2014

Khadijah binti Khuwailid

Bismillah, hanya copas dari berbagai sumber.. semoga bermanfaat :)

- Siti Khadijah adalah putri dari Khuwailid bin As’ ad bin Abdul Uzza bin Qushai bin Kilab al – Qurasyiyah al – Asadiyah. Siti Khadijah tumbuh dalam lingkungan keluarga yang terhormat. Beliau adalah seorang saudagar yang sukses, cantik, dan cerdas.

- Sebelum menikah dengan Rasulullah, Khadijah pernah dua kali menikah. Suami pertama Khadijah adalah Abu Halah at-Tamimi, yang wafat dengan meninggalkan kekayaan yang banyak, juga jaringan perniagaan yang luas dan berkembang. Pernikahan kedua Khadijah adalah dengan Atiq bin Aidz bin Makhzum, yang juga wafat dengan meninggalkan harta dan perniagaan. Dengan demikian, Khadijah menjadi orang terkaya di kalangan suku Quraisy.

- Khadijah melahirkan dua orang anak laki-laki, yaitu Qasim dan Abdullah serta empat orang anak perempuan, yaitu Zainab, Ruqayah, Ummu Kultsum dan Fatimah. Seluruh putra dan putrinya lahir sebelum masa kenabian, kecuali Abdullah. Karena itulah, Abdullah kemudian dijuluki ath-Thayyib (yang balk) dan ath-Thahir (yang suci).

- Khadijah binti Khuwailid adalah sebaik-baik wanita ahli surga. Ini
sebagaimana sabda Rasulullah, “Sebaik-baik wanita ahli surga adalah Maryam binti Imran dan Khadijah binti Khuwailid.”

-  Rasulullah SAW bersabda :"Khadijah beriman kepadaku ketika orang-orang ingkar, dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan dan dia menolongku dengan hartanya ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa dan Allah SWT memberiku anak darinya ketika Dia tidak memberiku anak dari wanita lain”

- Diriwayatkan dalam hadits shahih, dari Abu Hurairah r.a., dia berkata :"Jibril datang kepada Nabi SAW, lalu berkata :"Wahai, Rasulullah, ini Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah, makanan atau minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan kepadanya salam dari Tuhan-nya dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di syurga, (terbuat) dari mutiara yang tiada suara ribut di dalamnya dan tiada kepayahan." [Shahih Bukhari, Bab Perkawinan Nabi SAW dengan Khadijah dan Keutamaannya, 1/539]

- Khadijah Tidak Menilai Pria Dari Kekayaannya
Sebagai wanita cantik dan kaya, banyak pria kaya yang ingin melamar Siti Khadijah. Beberapa pelamar itu adalah orang-orang yang berasal dari keluarga kaya dan bersedia membayar berapapun mas kawin yang diinginkan Siti Khadijah. Tetapi wanita mulia tersebut menolak lamaran yang
datang secara halus. Harta bukanlah satu- satunya penilaian dalam memilih pasangan hidup. Siti Khadijah mencintai Rasulullah SAW karena akhlak mulia serta kejujurannya.

- Umurnya yang lebih tua dari Nabi dan harta kekayaannya yang melebihi Nabi tidak lantas menjadikannya sombong dan ingin menguasai rumah tangga. Ia
tetaplah wanita yang taat pada suami dan tunduk pada aturan Allah.

- Khadijah merupakan contoh bagaimana wanita bukanlah pencari nafkah utama. Kisah hidupnya seperti menjadi pengingat bagi wanita-wanita muslimah yang berkarir agar tidak melupakan kewajibannya sebagai seorang Ibu dan istri serta tetap tunduk pada aturan yang telah Allah tetapkan.

- Siti Khadijah mendedikasikan kekayaannya sepenuhnya untuk mendukung misi dakwah Nabi Muhammad.

- Wajar jika baginda rasul sendiri tidak bisa menduakan Khadijah selama ia hidup, padahal Rasul mampu melakukan itu. Bahkan setelah Khadijah wafat pun butuh waktu lebih dari 1 tahun bagi baginda rasul sampai kemudian menikah lagi.

- Setahun setelah Khadijah meninggal, ada seorang wanita shahabiyah yang menemui Rasulullah Saw. Wanita ini bertanya , " Ya Rasulullah, mengapa engkau tidak menikah? Engkau memiliki 9 keluarga dan harus menjalankan seruan besar. " Sambil menangis Rasulullah Saw menjawab, "Masih adakah orang lain setelah Khadijah?"
Kalau saja Allah tidak memerintahkan Muhammad Saw untuk menikah, maka pastilah Beliau tidak akan menikah untuk selama-lamanya. Nabi Muhammad Saw menikah dengan Khadijah layaknya para lelaki. Sedangkan pernikahan-pernikahan setelah itu hanya karena tuntutan risalah Nabi Saw, Beliau tidak pernah dapat melupakan istri Beliau ini walaupun setelah 14 tahun Khadijah meninggal.

- Sayyidah Khadijah dikenal dengan julukan wanita suci sejak perkawinannya dengan Abu Halah dan Atiq bin Aidz karena keutamaan
akhlak dan sifat terpujinya. Karena itu, tidak heran jika kalangan Quraisy memberikan penghargaan dan berupa penghormatan yang tinggi kepadanya.

- Aisyah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Belum pernah aku cemburu kepada istri-istri nabi lainnya kecuali kepada Khadijah, padahal aku belum pernah bertemu dengannya.” Ia melanjutkan setiap kali Rasulullah menyembelih seekor kambing beliau berkata ”Kirimlah daging ini kepada teman-teman Khadijah!” Pada suatu hari aku membuat beliau marah. Aku berkata: ”Khadijah?” Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam berkata:” Sesungguhnya aku telah dianugerahi rasa cinta kepadanya .” (HR. Muslim)

- Demikianlah istri shalihah. Menjadi penghilang duka suami, penghibur hati yang sedih, selalu mendorong suami dalam kebaikan. Khadijah binti Khuwailid, orang pertama yang beriman kepada Rasulullah, mendukung dan menguatkan beliau, sehingga tidaklah Rasulullah mendengar dari orang-orang musyrik sesuatu yang membuat
beliau sedih, berupa pendustaan, penolakan dan yang lainnya kecuali Allah berikan jalan keluar melalui Khadijah. Ia selalu mengokohkan beliau,
membenarkan, dan meringankan beban beliau. Karena inilah, kesan indah Khadijah sangat melekat pada beliau.

- Aisyah ra menuturkan, bahwa tidaklah Rasulullah keluar dari rumah beliau, kecuali hampir selalu menyebutkan nama Khadijah dan memujinya. Aisyah berkata, “Beliau pun suatu hari menyebut namanya, dan hinggaplah kecemburuan pada diriku, aku pun
mengatakan, 'bukankah Khadijah itu hanyalah seorang yang sudah tua, yang Allah telah menggantikannya dengan yang lebih baik untukmu.’ maka Rasulullah pun sangat marah,
beliau bersabda, ‘tidak demi Allah, Allah tidak menggantikannya dengan yang lebih baik sama sekali. Ia beriman kepadaku di saat manusia mengkafiriku, ia membenarkanku saat manusia
mendustakanku, ia mendukungku dengan hartanya saat manusia menahan hartanya dariku, Allah mengaruniakan kepadaku anak
darinya saat wanita lainnya tidak.’”
Aisyah pun mengatakan, “aku berkata dalam diriku, ‘aku tidak akan menjelekkannya selama-lamanya.’”

- Pada tahun kesepuluh kenabian, tiga tahun sebelum hijrah, sebelum Rasulullah di isra’kan ke Sidratul Muntaha, Khadijah bintu Khuwailid
wafat menghadap Allah Yang Maha Tinggi, ketika berumur 65 tahun, pada bulan Ramadhan, tiga hari setelah meninggalnya Abu Thalib. Rasulullah sendiri yang memakamkannya di daerah Hajun.

Wallahualam bissawab :)

Rabu, 22 Januari 2014

Jatuh cinta

Ya Tuhan, aku jatuh cinta..
Entah benar atau tidak,
Entah ragu atau yakin,
Tapi sepertinya hatiku memang jatuh, seperti benda yang tak dapat menahan gravitasi...
Seperti daun yang jatuh dari dahannya..
Seperti buah yang telah matang dari pohonnya..
Seperti air yang mengalir ke tempat lebih rendah..
Seperti magnet yang tertarik ke kutub berlawanan..
Seperti tetesan embun yang terjatuh dari daun..

Senin, 06 Januari 2014

Gombal aah

Tak usah khawatir, walaupun kau bukan orang yang kukagumi.. tapi hatiku ada padamu. Eaaa hahaha

Hey!

Kalaupun dia tidak tahu kita menyukainya.
Kalaupun dia tidak tahu kita merindukannya.
Kalaupun dia tidak tahu kita menghabiskan waktu memikirkannya.
Maka itu tetap cinta. Tidak berkurang se-senti pun perasaan tersebut.
Bersabar dan diam lebih baik.
Jika memang jodoh akan terbuka sendiri jalan terbaiknya.
Jika tidak, akan diganti dengan orang yang lebih baik.
-Darwis Tere Liye

Minggu, 05 Januari 2014

Mengagumi dalam diam

Dia yang sesempurna itu..
Dia yang seperti tak ada celanya..
Dia yang mengagumkan..
Apa dia memang seperti itu adanya?