Senin, 02 Juni 2014

Aku pun...

You dont even know, that I'm also hurted and broken. I feel like I used my trust in vain, I feel like fooled.
I won't swallow my pride in front of you anymore. That's enough. You dont even say anything, you just said word like you are the rightest and dont even listen how it is on my side.
Enough, it's up to you. I also have the right to be as happy as everyone should be.
What can I do now is forgiving you, slow but sure to also forget your mistakes and just trying to remember only good things about you.

Skeptical

Akhir-akhir ini saya menjadi seseorang yang begitu "skeptis" tentang 'cinta' atau malah 'friendship'.
Tentang 'friendship', yakin seorang 'teman' yang lo anggap 'tulus' itu benar2 tulus?
Yakin orang yang selama ini lo ceritain masalah2 lo dan lo percaya dia akan ngasih solusi, gak akan ngomongin kejelekan lo di belakang?
Yakin dia gak akan terpengaruh omongan miring orang lain?
I can't trust anyone no more... life is that complicated. Tapi bukan berarti saya tidak ingin punya teman, saya sekarang menganggap, jangan terlalu polos untuk terlalu 'dekat' dan 'percaya begitu saja'. Kita tak tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Misalnya, setelah kita terbuka, apakah mereka akan berempati atau malah menganggap diri kita adalah "buruk"..? Tidak tahu bukan?
Tentang 'cinta', yakin cinta akan bertahan seterusnya selamanya, layaknya ikatan darah daging pada keluarga?
Mungkin benar juga kata orang2 itu.. yang terpenting adalah komitmen dan kepercayaan, lama kelamaan rasa sayang layaknya rasa sayang ke keluarga akan tumbuh seiring berjalannya waktu.
Sudahlah, mungkin waktu akan menjawab, apakah keyakinan saya akan berubah, atau tetap seperti ini.

Minggu, 01 Juni 2014

Memaafkan

Semua orang pasti pernah berbuat salah dan khilaf, lalu meminta maaf.
Tetapi apakah semua orang mampu memaafkan?
Mungkin butuh waktu, dan pemahaman bahwa setiap orang pun pasti memiliki caranya sendiri menjalani hidup.
Astagfirullah, sulitnya memaafkan..
Padahal diri ini benci atas hati yang penuh kebencian, lalu mengapa malah memupuk kebencian di hati sendiri.
Padahal diri ini penuh dosa, tetapi mengapa malah mencari2 dan mengingat2 kesalahan orang lain.
Padahal diri ini masih perlu dibenahi, tetapi mengapa bukannya introspeksi diri saja.
YaAllah, Ampuni hambamu ini, yang masih saja belum mampu memaafkan.
Maafkan hambamu ini, yang masih saja meminta padahal belum sempurna menjalankan kewajibanmu.
Sesungguhnya diri ini milikMu yaAllah, dan kelak cepat atau lambat pun akan kembali padaMu..
Jangan kau biarkan aku larut dalam rasa dendam yaAllah..
Jangan kau biarkan aku penuh kebencian yaAllah..
Jangan kau sisipkan rasa sombong sedikitpun dalam hatiku yaAllah..
Allahumma inni audzubika minal hammi wal hazan..
Jadikan aku orang yang bermanfaat bagi orang lain dan orang yang pemaaf yaAllah..
Lembutkan hatiku di kala menerima nasihat yaAllah..
Jauhkan rasa benci dari dalam hatiku yaAllah..