Kamis, 31 Juli 2014

Kalau saja

Saya ini orang yang lebih mementingkan logika daripada perasaan.
Bukan bermaksud untuk takabbur, tetapi biasanya saya ini mudah untuk memaafkan. Namun kali ini, rasanya hati saya terlampau luka dan sakit. Air mata ini seperti tidak kunjung kering.
Seseorang yang selama ini saya sayangi dan saya anggap telah saya perlakukan dengan tulus, ternyata berbeda dari apa yang saya pikirkan.
Apa rasanya dikhianati? Saya tahu betul itu.
Kalau saja mereka tahu.. saya berkali-kali menangis tidak jelas.
Kalau saja mereka tahu.. selama ini saya sudah berusaha melawan ego saya.
Kalau saja mereka tahu.. saya pernah terbangun dari tidur karena mimpi buruk ini.
Kalau saja yang mereka ingat adalah kebaikan saya.
Kalau saja mereka terbuka.
Kalau saja... kalau saja...
Capek.