Rabu, 14 Oktober 2015

Dulu

Dulu, aku pernah terjebak dengan rasa yang susah dijelaskan untukmu.
Dulu, kau selalu datang ke pikiranku.
Dulu, namamu sempat hadir dalam doaku.
Dulu, aku merasa bodoh karena menyukaimu.
Dulu, kau adalah sebab kata-kata indah yang bisa dengan mudahnya kurangkai pada tiap tulisanku.
Dulu, aku merasa kau lah yang ku inginkan.
Dulu, aku selalu membayangkan apa pada saat aku ada di angkutan umum, di mall akan bertemu denganmu secara tiba-tiba.
Dulu, kau adalah orang yang hadir dalam benakku saat lagu-lagu cinta terdengar di telingaku.
Dulu, aku menerka-nerka apakah kau juga menyukaiku.


Tapi itu dulu,
Sekarang aku tak ingin lagi berharap, karena itu semua hanya membuat lelah diriku sendiri.
Sekarang aku malu jika mengingat bahwa aku pernah senorak itu menyukai seseorang.
Sekarang kupikir aku tak menyukaimu lagi.

Dear kamu, semoga hidupmu baik-baik saja, selalu sehat wal afiat, dan makin menyenangkan ya sekarang :))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar