Rabu, 20 April 2016

Ibuku

Ibuku adalah perempuan yang kuat, strong, dan seperti hampir tak kenal lelah setiap harinya.
setiap hari ia mengurus rumah, mengurus anak-anaknya, dan bekerja di Toko Karima miliknya.

Ibuku hampir selalu masak nasi goreng setiap pagi hari.
rasa nasi goreng yang aku hafal, tidak jarang ditambah oleh pempek atau lenggang lengkap dengan cukanya.

Ibuku suka belanja seperti wanita normal lainnya.
aku senang jika bisa berbelanja dan berjalan-jalan dengan ibu.

Ibuku bilang dia rasanya ingin memvideokan saat aku dan saudara kembarku dulu saat melihat reality show korea yang ada triplet.

Ibuku selalu bilang "lucuan juga anak ibu dulu" kalo ditunjukkin foto bayi lucu.

Ibuku juga suka menabung pada banyak rekening bank miliknya.
sampe lupa berapa atm yang dia miliki.

Ibuku adalah orang yang paling jago tawar menawar di pasar.
tak jarang bagi ibu, lima ratus rupiah pun dia tawar sampai titik darah penghabisan.

Ibuku adalah orang yang hatinya sangat lembut.
gampang terbawa perasaan melankolis, apalagi kalau nonton sinetron, ftv, atau drama korea.

Ibuku suka marah dan gemas kalau kamarku berantakan.
maaf yah Bu, tapi kan kadang ku rajin.

Ibuku menyuruh anaknya ini menurunkan berat badan.
tapi dia masak banyak melulu.

Ibuku gemar menonton inbox sambil dia masak.
kata ibu goyang dumang itu lucu.

Ibuku tidak tahan kalau kepanasan dan kuat kena AC semalaman.
kebalikan dari anaknya yang ini.

Ibuku punya banyak baju, tas, sepatu.. tapi yang dipakai itu-itu aja.
namanya juga perempuan.

Ibuku gampang tertidur pulas.
tapi ibu sering nunda tidur karena seru banget nonton drama korea.

Ibuku senang membeli sepatu berhak tinggi.
tapi tidak dipakai dan suka minta tukeran sama flatshoesku, karena kakinya suka menyut.

Ibuku suka lupa naro barang miliknya dimana.
terus jadi hebring sendiri.

Ibuku berbeda denganku, dia sering menghindari debat.
dia lebih pilih diam dan mengalah.

Ibuku orang pertama yang bisa aku peluk tanpa mengeluh ketika aku sedih.
gak kayak si Ani atau si Ito atau si Ina yang suka nolak karena geli kalo ku ingin meluk.

Ibuku selalu mencoba mendukung apa yang kuinginkan.
walau aku tau sebenarnya dia ingin aku begini atau begitu.

Ibuku orang yang aku sayang.
aku bersyukur dan bangga menjadi anakmu, Bu..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar