Senin, 11 Juli 2016

in the end, it's for men?

Jadi ceritanya gw lagi kumpul-kumpul sama temen-temen perempuan (yang lebih islami dibanding gw), sebut aja ada si A, B, C, D. Si A lagi tertarik sama seorang laki-laki, yang diketahui adalah anak orang kaya, jadi bos dia sekarang, dan spesialnya dia adalah hafidz Quran. Lalu percakapan pun dimulai..

Gw: "wah dandan aja tuh di kantor, biar dia terpikat dan tertarik sama lu. Hahahaha" (setengah bercanda)
A : (ketawa-ketawa malu-malu mau)
B : (nyamber) "eh tapi kalo cowo-cowo kaya gitu sukanya sama cewe yang penampilannya sederhana dan polos aja katanya"

(((cowo-cowo kaya gitu)))
(((sederhana dan polos)))

Percakapan pun langsung berlanjut ngalor ngidul (namanya juga cewe-cewe ya). Setelah itu pun otak gw langsung mikir... jadi mau cewe ga dandan dan 'sederhana' ataupun dandan puol ujung-ujungnya karena cowo?
.
.
.

Kalo gw pribadi sih ya gw tampil rapih dan kadang modis karena gw seneng aja, sesimpel itu.
Dan bisa jadi salah satunya tanpa gw sadari karena laki-laki, kalopun iya, itu bukan satu-satunya dan bukan yang utama. Malahan gw sering sengaja tampil polos kalo di pasar, biar ga digodain mamang-mamang.

Tapi lagi-lagi.. cewe ga dandan ujungnya berarti buat "menarik" laki-laki juga? Hmmmm.... just hmmm.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar